Mohon tunggu...
Dede NurulHidayat
Dede NurulHidayat Mohon Tunggu... Jangan pernah memandang sebelah mata sebuah proses

Menulis merupakan salah satu bentuk ekspresiku, melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda.

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Hobi Bermain Catur, Bergunakah?

5 Januari 2020   12:25 Diperbarui: 5 Januari 2020   12:37 631 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Hobi Bermain Catur, Bergunakah?
Sumber foto : Galeri foto pribadi

Beberapa orang mengatakan bermain catur hanya buang-buang waktu, tak menghasilkan uang, bahkan cenderung tak berguna. Benarkah? 

Beberapa waktu yang lalu, jagat media dihebohkan dengan pernyataan Ustadz Abdul Somad (UAS) yang mengharamkan catur. Tak ketinggalan warganet menanggapi dan mengomentari secara blak-blakan, perdebatan dan saling balas cuitan pun tak dapat dihindarkan, banyak bermunculan ulama-ulama dadakan, hingga Menteri Agama pun turun memberikan tanggapan. 

Terlepas dari pro kontra yang dikatakan, saya tidak akan ikut-ikutan menjadi ulama dadakan, karena bukan kapasitas saya juga  memberikan sebuah tanggapan. Disini saya akan mecoba membagikan kisah tentang  catur berdasarkan pengalaman, bukan kutipan apalagi karangan. 

Turnamen mini Percama UIN Bandung Sumber foto : Galeri foto pribadi.
Turnamen mini Percama UIN Bandung Sumber foto : Galeri foto pribadi.
"Chess is My Life"

Mungkin istilah tersebut cocok disematkan kepada saya, ketika saya masih menjadi mahasiswa S1 beberapa tahun silam. Catur sudah menjadi bagian dari hidup saya, bahkan teman-teman semasa kuliah dulu kebanyakan mengenal saya karena catur. 

Pada awalnya saya bukan atlet catur, melangkahkan bidak caturnya pun masih begitu amburadul, taktik dan teori apalah itu saya pun tak begitu peduli. Hingga pada suatu waktu, saya iseng bermain dengan orang yang dikenal jago di daerah saya. Kekalahan telak pun tak dapat dihindarkan, hingga saya dihajar habis-habisan 10-0 tanpa balasan. 

Pada awal masuk kuliah, mulailah hobi main catur pun saya salurkan, hingga ikut menginisiasi pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus. Tiada hari dalam hidup saya tanpa bermain catur saat itu. Saya sudah tergila-gila kepada catur. Waktu, tenaga, materi pun tak segan saya korbankan, demi mengejar cita-cita yang saya harapkan, "menjadi seorang master dan professional". 

"Apa itu catur?" 

Catur adalah suatu permainan strategi yang dimainkan pada papan kotak-kotak, terdiri dari 64 kotak, dan disusun dalam petak 8x8, biasanya diwarnai dengan warna hitam dan putih, entah apa filosofisnya saya pun tidak begitu memahaminya. 

Saya lebih tertarik kepada filosofis taktik dan stateginya. Bagi saya , catur adalah sebuah seni miniature sarat akan makna dan filosofis kehidupan di dalamnya.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN