Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Penulis - Content Writer

Penyuka Sepak Bola. Segala tulisan selalu tak luput dari kesalahan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Balap Artikel Utama

Setelah Jadi Pecundang, Alex Rins Menjadi Pemenang di MotoGP Aragon 2020

18 Oktober 2020   23:43 Diperbarui: 19 Oktober 2020   01:29 1002
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Alex Rins menang di Aragon 2020 (18/10). Gambar: Motogp.com

Berdasarkan hasil balap ini, MotoGP 2020 masih menampilkan balapan yang sangat menarik, karena pemenang dan pengisi podiumnya bisa berganti-ganti. Ini membuat pemuncak klasemen sementara pun berganti.

Setelah sebelumnya ada dua pembalap yang menjejakkan namanya sebagai pemimpin klasemen, yaitu Andrea Dovizioso dan Fabio Quartararo. Kini, ada Joan Mir yang akhirnya berada di puncak klasemen.

Klasemen sementara pasca MotoGP Aragon (18/10). Gambar: Twitter/Motogp
Klasemen sementara pasca MotoGP Aragon (18/10). Gambar: Twitter/Motogp
Finis di posisi ketiga (16 poin) di Aragon cukup untuk membuat torehan poinnya menjadi 121 poin. Ia unggul 6 poin dari Quartararo (posisi 2) dan 15 poin dari Dovizioso (4).

Selisih poin yang sangat sedikit itu akan membuat atmosfer balap menjadi sangat seru. Hanya tersisa 4 seri lagi untuk mengukuhkan siapa yang menjadi juara dunia 2020 yang masih tanpa Marc Marquez.

Berhubung ada 4 pembalap yang masih berpeluang juara dunia, maka tidak menutup kemungkinan akan ada adu perhitungan dalam mengamankan poin. Hal ini seperti yang dilakukan Quartararo pada balapan Aragon ini.

Quartararo finis ke-18, alias nirpoin. Gambar: Motogp/Trans7/Useetv
Quartararo finis ke-18, alias nirpoin. Gambar: Motogp/Trans7/Useetv
Meskipun dia tahu posisinya sedang terancam--gagal meraih poin, tetapi dia tidak melakukan aksi nekad demi mencoba meraih poin. Dia tidak melakukan risiko, karena dia tahu jika dia jatuh, bukan hanya kehilangan poin, tetapi bisa saja ia akan cedera.

Mengingat jarak balapan sangat berdekatan, maka Quartararo sudah melakukan pekerjaan yang tepat. Dia pun masih belum tertutup peluangnya untuk dapat meraih hasil yang lebih baik di balapan selanjutnya yang digelar di tempat sama namun dengan nama berbeda, yaitu MotoGP Teruel (25/10).

Kira-kira, siapakah yang akan menang? Apakah Alex Marquez akan pecah telur untuk memenangkan seri tersebut? Atau, malah Joan Mir yang mencoba untuk mengukuhkan diri sebagai calon juara dunia dengan memenangkan seri Teruel?

Bagaimana dengan Alex Rins? Semoga ia tidak cepat lupa cara untuk menang di Ciudad del motor de Aragon. Selamat berpesta sejenak Rins dan Suzuki!

Good job, Rins dan Suzuki! Gambar: Motogp.com
Good job, Rins dan Suzuki! Gambar: Motogp.com
~

Malang, 18 Oktober 2020
Deddy Husein S.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Balap Selengkapnya
Lihat Balap Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun