Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Pengamat Sosial

Penyuka Sepakbola, Penulis Biasa nan Sederhana (PBS), dan berharap selalu dapat menginspirasi dan terinspirasi. Cinta Indonesia. Segala tulisan selalu tak luput dari kekhilafan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com Iseng-iseng unggah video di https://m.youtube.com/channel/UCmc1Ubhzu3PPCG3XXqcGExg

Selanjutnya

Tutup

Balap Artikel Utama

Drama Styria yang Happy Ending untuk Miguel Oliveira

23 Agustus 2020   22:46 Diperbarui: 24 Agustus 2020   12:54 127 22 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Drama Styria yang Happy Ending untuk Miguel Oliveira
Miguel Oliveira menangkan balapan di seri Styria (23/8). Gambar: Motogp.com

MotoGP kembali hadir untuk menggelar seri balap ke-5 di musim 2020 ini. Sebenarnya tempat balapnya tetap di Austria dengan sirkuit yang sama seperti pekan sebelumnya (16/8), namun dinamakan Styria bukan Red Bull Ring.

Penamaan ini seperti ketika balapan seri kedua yang tetap digelar di sirkuit Jerez namun dinamakan seri Andalusia. Artinya, penamaan setiap balapan kedua di sirkuit yang sama, akan menggunakan nama daerahnya.

Sebelum Styria digelar, balapan sebelumnya dimenangkan oleh Andrea Dovizioso. Kemenangan itu diwarnai banyak drama, seperti insiden antara Zarco-Morbidelli, lalu jatuhnya Alex Rins dan Pol Espargaro yang sempat membuka asa untuk memenangkan balapan.

Namun kali ini tidak ada nama Dovizioso sebagai pemenang. Bahkan, juga tidak ada nama Ducati di podium teratas yang memang selalu terlihat superior di Austria sejak 2016. Pembalap yang berhasil mencatatkan namanya kali ini adalah Miguel Oliveira yang membela KTM Tech3.

Tentu ini sangat di luar prediksi. Bukan karena Miguel Oliveira tidak bagus, melainkan masih ada pembalap lain yang terlihat mampu tampil lebih cepat di sirkuit ini.

Sebut saja Jack Miller, Andrea Dovizioso yang masih bisa diharapkan tampil bagus ketika balapan, dan Pol Espargaro. Khusus untuk Pol, ini adalah kesempatan yang baik untuk membuktikan dirinya bisa menjadi andalan KTM Factory di musim ini.

Penyebabnya adalah kemenangan Brad Binder di seri Brno, Rep. Ceko (9/8). Jika Binder yang merupakan rookie bisa langsung nyetel dengan KTM, kenapa tidak untuk Pol yang lebih dulu mengendarai RC16?

Baca juga: Brad Binder Menangi Seri Brno

Hal ini sebenarnya cukup terealisasi khususnya ketika pole position diraih oleh pembalap asal Spanyol itu. Namun, sepanjang balapan ternyata kecepatannya masih mampu disaingi dengan alot oleh Jack Miller.

Ketika terjadi duel antara Jack Miller dan Pol Espargaro, keluarlah sosok yang cukup mengejutkan, yaitu Joan Mir. Ia malah mampu melesat di depan dan bahkan membuat jarak untuk memimpin balapan.

Vinales harus menjatuhkan diri agar tidak terseret motornya yang gagal ia kendalikan. Gambar: Motogp/Trans7/Useetv
Vinales harus menjatuhkan diri agar tidak terseret motornya yang gagal ia kendalikan. Gambar: Motogp/Trans7/Useetv
Namun, ketika balapan tersisa kurang dari separuh lagi, justru terjadi red flag. Ada insiden lagi yang kini menimpa pembalap Yamaha lainnya, Maverick Vinales.

Jika sebelumnya, Franco Morbidelli (Yamaha satelit) yang terlibat secara langsung dengan insiden tabrakan. Kini yang mengalami nasib buruk adalah Vinales.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN