Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Penulis - Content Writer

Penyuka Sepak Bola. Segala tulisan selalu tak luput dari kesalahan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Kurang Beruntungnya Menjadi Penggemar Borussia Dortmund

7 Juni 2020   20:05 Diperbarui: 9 Juni 2020   11:21 274
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gol tunggal Emre Can menyelamatkan Dortmund dari hasil kurang memuaskan di laga pekan 30 (6/6). Gambar: Getty Image via Goal.com

Realitas ini membuat Dortmund menjadi tidak kunjung mampu sepenuhnya menjadi penantang gelar bagi Bayern, khususnya di Bundesliga. Dikarenakan para pemain bintangnya sering hengkang ketika sedang berada di titik kejayaan.

Head to Head sebelum duel terakhir yang dimenangkan Bayern 0-1 atas tuan rumah Dortmund. Gambar: Footystats.org
Head to Head sebelum duel terakhir yang dimenangkan Bayern 0-1 atas tuan rumah Dortmund. Gambar: Footystats.org
Khusus di Bundesliga, Dortmund seringkali terlihat menjadi pembuat start bagus, namun di tengah musim mereka mulai kedodoran dan akhirnya disalip oleh Bayern Munchen.

Suatu hal yang semakin miris adalah ketika Dortmund cukup sering gagal dalam meraih poin ketika bentrokan langsung dengan Bayern, seperti di musim ini.

Padahal situasi itu sangat memberi peluang bagi mereka untuk berebut posisi dengan Thomas Muller dkk. Seolah menjadi percuma ketika Erling Haaland dkk. mampu menggebuk kontestan Bundesliga lainnya, namun sulit menjegal langsung Bayern Munchen.

Gambaran ini jelas unik, bahkan terlihat belum ada klub yang sengenes Dortmund. Di Serie A (Italia) meski dalam beberapa tahun terakhir dimonopoli oleh Juventus, nyatanya masih banyak klub yang berupaya menjegal "Si Nyonya Besar".

Klub-klub seperti Napoli, Inter Milan, dan AS Roma secara bergantian mencoba untuk bertarung dan (mencoba) menggeser dominasi La Vecchia Signora.

Bahkan, kini ada satu klub lagi yang sangat dijagokan menjadi pesaing sengit Juventus, yaitu Lazio.

Begitu pula di Premier League. Gelar klub paling ngenes tidak bisa sepenuhnya disematkan ke Arsenal, karena semua klub papan atas bersaing ketat.

Tidak ada yang sepenuhnya dominan, meski Manchester United untuk saat ini mampu mengoleksi 20 gelar Premier League.

Bahkan, Arsenal masih bisa berdalih dengan bukti tiga kali menjuarai Piala FA dalam 4 musim beruntun, 2013-2017.

Ini membuat mereka masih memiliki catatan yang menarik, walau secara gelar mayor (EPL dan Eropa), mereka masih sangat haus akan pencapaian.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun