Dany Mifta
Dany Mifta Wiraswasta

Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Liberty City 4

14 Juni 2018   10:53 Diperbarui: 14 Juni 2018   11:09 343 0 0

Setelah tidur beberapa jam di rumahnya, esok harinya, Carl mampir ke rumah Ryder. Namun tampaknya Ryder tidak cukup senang menyambut kedatangan Carl


Ryder: Hey, man, apa yang kamu inginkan?

Carl Johnson: Melihat sobat saya. Ada apa denganmu?

Ryder: Ya, homie, ya? yah. Senang melihat kamu kembali.

Carl: Apa kamu tidak sayang aku homie? Tidak ada pelukan?

Ryder: Oh, pastinya, pasti sobatku, mood saya sedikit buruk hari ini. Apa yang terjadi denganmu?

Carl: Hei, kawan, apa yang Anda kerjakan  dengan pistol itu?

Ryder memberi tahu Carl bahwa toko The Well Stacked Pizza Co. di Idlewood kini telah dipenuhi dengan Grafitti-Grafitti geng ballaz

Ryder: Man, beberapa tempat pizza kini di penuhi gambar gambar Ballaz, man! Sial. itu sangat buruk. Mereka akan bermasalah dengan kita jika terus di  lakukan.apakah Anda akan turun mengurusinya? 

Carl: Saya turut kecewa.

Ryder: Ahhh, ya ... Ayo, jalang.kita segera ke sana!Carl dan Ryder mulai pergi ke toko The Well Stacked Pizza Co. di Idlewood.

Ketika mengendarai mobil ke toko, Carl bertanya tentang Old Reece, seorang tukang cukur, karena Carl menginginkan  potongan rambut yang baru

Carl: Hei, Old Reece masih menjalankan Barbershop itu?

Ryder: Dia sekarang Seperti bajingan yang compang-camping! Dia muncul keburukanya bertahun-tahun lalu! Tidak, aku tidak akan membiarkan orang tua itu dekat dengan Kita lagi!

Carl: Ya, saya pikir rambutku sebaiknya saya potong.

Ryder: Terserahlah. Lo punya waktu lima menit. Saya akan memotong Anda seperti seorang DJ. Jika lo lama-lama lagi?

Carl: Saya tidak, saya pikir untuk tinggal.

Ryder: Kenapa?

Carl: Keluarga saya, para sahabat ada di sini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4