Mohon tunggu...
Matius Mardani
Matius Mardani Mohon Tunggu... Penulis - Pendidik, Penulis, dan Pegiat Literasi

Penulis dan pegiat literasi melalui Lembaga Literasi Dayak, detikborneo.com, dan ytprayeh.com. Pendidik dan merintis bidang pengembangan literasi SKKK Jakarta. Founder Bibliopedia.id.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Pengukuhan Pengurus MADN Masa Bakti Tahun 2021-2026

6 November 2021   12:53 Diperbarui: 6 November 2021   12:58 737
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Peristiwa bersejarah bagi masyarakat adat Dayak kembali terukir di tahun ini. Setelah pemilihan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) beberapa waktu yang lalu dengan Dr. Drs. Marthin Billa, M.M., sebagai presiden MADN terpilih. Selanjutnya untuk melengkapi kepengurusan guna pelaksanaan fungsi MADN yang sesuai dengan visi dan misi maka pada Sabtu, 6 November 2021 dikukuhkan pengurus MADN masa bakti 2021-2026.

Acara dimulai pertunjukkan tarian adat Dayak, kemudian dibuka dengan laporan dari ketua panitia pengukuhan pengurus MADN, Drs. Yakobus Kumis, M.H. Sekaligus acara dibuka secara resmi.

Tema yang diusung "Pemantapan Peran dan Fungsi MADN dalam Percepatan Pembangunan Nasional Menuju Indonesia yang Hebat dan Mandiri". Dalam arti khusus melalui tema tersebut hendak mendorong agas segera di bangun Ibu kota baru di Kaltim.

Pengukuhan pengurus MADN Masa Bakti 2021-2026 secara organisasi dan adat. Pengurus terpilih merupakan tokoh-tokoh yang dirasa mumpuni di bidangnya. Mereka tokoh-tokoh memiliki sepak terjang baik dalam kancah lokal, nasional maupun internasional. Mulai dari tokoh adat, akademisi, pengusaha, hukum, keagamaan, dll. Acara dilanjutkan dengan penandatangan berita acara.

Selanjutnya sambutan oleh Presiden MADN, Dr. Drs. Marthin Billa, M.M. dan Dr. A. Teras Narang, SH, Presiden MADN ke-1.

Dr. Teras Narang menyampaikan, MADN adalah organisasi kekerabatan yang bertujuan peningkatan peran dan peranan suku bangsa Dayak. Dayak harus mendapat pengakuan, perlindungan, dan kesempatan untuk maju. Dalam perannya suku bangsa Dayak melalui MADN harus siap bergerak sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia, serta melindungi dan mempertahankan NKRI, UUD 1945, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika. Bahkan harus berperan baik dalam konteks Nasional dan Internasional.

Hadir pula organisasi-organisasi yang memperjuangkan masyarakat Dayak seperti Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN), Forum Intelektual Dayak Nasional (FIND), Gerakan Dayak Nasional (GerDayak), dll.

Ucapan selamat kepada pengurus MADN juga disampaikan oleh H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. (Gubernur Kalimantan Barat), Brigjen. Pol. (Purn.) Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum. (Gubernur Kalimantan utara), dan Dr. Willy M. Yosep (Ketua ICDN).

Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Seperti disampaikan ketua panitia, kegiatan ini terselenggara karena dukungan banyak pihak termasuk dalam hal dana selain pengurus, panitia, ada pula dari para donatur yang tidak berkepentingan mengikat. Acara juga diikuti secara online via zoom.

Acara digelar di Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta. Penyelenggaraan di Jakarta tentu mengandung pesan tersendiri. Suku bangsa Dayak eksis (ada) di bumi Nusantara dan siap berperan dalam pembangunan Nasional.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun