Mohon tunggu...
damarmuuu
damarmuuu Mohon Tunggu... Attitude is Everything

SMK Telkom Malang

Selanjutnya

Tutup

Media

Peran Medsos bagi Demokrasi

22 Juli 2020   07:37 Diperbarui: 22 Juli 2020   11:00 69 2 0 Mohon Tunggu...

Informasi yang dikutip dari  Wearesosial Hootsuite yang dirilis Januari 2019 pengguna media sosial di Indonesia sebanyak 150 juta atau sebesar 56% dari total populasi. Hal ini menunjukan jika pengguna media sosial di Indonesia sangat tinggi.

Dalam demokrasi, media sosial berperan cukup penting. Tidak hanya berperan positif, media sosial juga dapat berperan negatif dalam proses demokrasi.

Peran positif media sosial yaitu sebagai tempat atau media untuk melakukan kampanye. Media sosial berpengaruh besar terhadap kampanye karena informasi-informasi dapat menyebar dengan cepat sehingga efektif untuk mendapat suara terutama dari kaum milenial.

Peran negatif yang ditimbulkan media sosial terhadap demokrasi yaitu munculnya berita-berita hoax. Banyak sekali pelaku demokrasi yang ingin menjatuhkan lawannya dengan cara membuat berita hoax. Karena masih banyak pengguna media sosial di Indonesia yang masih awam sehingga mereka mudah percaya dengan berita-berita hoax tersebut.

Contoh dari berita hoax yaitu kasus "Penganiayaan Ratna Sarumpaet". Kasus tersebut membuat masyarakat heboh, Ratna mengaku dianiaya oleh sekelompok orang pada 21 September 2018. Namun pada 3 Oktober 2018 akhirnya Ratna mengakui pada jumpa pers di rumahnya jika dia hanya mengarang cerita tersebut. Akhirnya Ratna dibui 2 tahun penjara dan dinyatakan bebas bersyarat pada 26 Desember 2019

Dapat ditarik kesimpulan bahwa media sosial akan menunjang kemajuan demokrasi jika digunakan dalam hal yang benar. Hal ini bergantung kepada para pelaku demokrasi yang menggunakan media sosial. Kita sebagai masyarakat juga harus bijak bermedia sosial jangan mudah percaya dengan berita-berita yang bermunculan jika tidak diketahui sumbernya.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x