Mohon tunggu...
Sosbud

Etnosentrisme Menurut Para Ahli

9 September 2018   08:00 Diperbarui: 9 September 2018   08:15 11279
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Etnosentris berasal dari kata etnik. Etnosentrisme adalah suatu presepsi yang dimiliki kebudayaan yang mereka miliki tiap individu yang menganggap bahwa kebudayaan yang mereka miliki lebih baik dari budaya lainnya atau dapat dikatakan etnosentrisme itu adalah fanatisme suku bangsa.

Pengertian etnosentrisme yang lain yaitu etnosentrisme adalah penilaian terhadap kebudayaan lain diatas dasar niai dan standar budayanya orang etnosentrisme menilai kelomok ain relatif pada kelompok dan kebudayaannya khususnya jika berkaitan dengan bahasa, perilaku, kebiasaan dan agama etnosentrisme ini mungkin terkadang tampak maupun tidak tampak meskipun ini dianggap sebagai kecendurangan alamiah.

Etnosentrisme menurut para ahli :

1) Sumnel (dalam lubis 1999) memberikan arti etnosentrisme sebagai kecenderungan manusia yang mengikuti naluri biologinya yang mementingkan diri sendiri lebih unggul dari orang lain dan menjadi seorang Individualistik.

2) Hariyono 1993 etnosentrisme sebagai suatu perasaan In group dan Out group dalam suatu dasar sikap yang dilakukan oleh seseorang.

3) Harris (1985) menurutnya etnosentrisme adalah kecendurangan seseorang yang menganggap bahwa kelompoknya lebih baik dibandingkan kelompok yang lain sehingga hal tersebut mendorong tindakan-tindakan yang tidak rasional seperti melakukan kekerasan,peperangan, tawuran dan sebagainya.

4) Coleman dan Cressey (1984) menurutnya arti etnosentrisme adalah seseorang yang berasal dari kelompok etnis yang cenderung melihat budaya mereka sebagai yang terbaik dibandingkan dengan kebudayaan yang lain.

5) Zastrow (dalam lubis 1999) mengatakan etnosentrisme adalah suatu setiap yang dilakukan oleh kelompok etnis secara tertutup tanpa mempertimbangkan keadaan kelompok lainnya.

Levine dan Campbell ( dalam scott 1988) mengartikan bahwa etnosentrisme adalah pandangan kelompok tertentu dimana yang berasal dari satu budaya untuk menilai budaya lain yang memiliki nilai berlawanan atau berbeda dengan kebudayaannya.

Taylor, Peplau dan Sears (2000) menurutnya etnosentrisme adalah suatu hal yang mengacu pada kepercayaan kelompok masyarakat bahwa kebudayaannya selalu lebih baik atau superior dari pada kebudayaan yang lain.

Hogg (2003) menurutnya bahwa etnosentrisme adalah kegiatan yang melibatkan distribusi internal dan eksternal dalam kehidupan masyarakat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun