Gayahidup

Terlalu Memaksakan Kehendak Walaupun dengan Tujian yang Baik, Bisa Saja Berujung Kejadian Buruk

4 April 2019   21:15 Diperbarui: 4 April 2019   21:17 45 2 1

Anak dengan kecerdasan yang berbeda atau lebih dari anak-anak yang seumur dengan dia sering disebut sebagai anak idiot karena sifat dan sikapnya yang sangat berbeda dengan anak lain. Bahkan jika dia dimasukkan disekolah yang tidak sesuai dia akan mendapat ejekan dari teman-temannya. 

Di sebuah film diceritakan bahwa ada anak perempuan yang memiliki kecerdasan yang berbeda dengan anak lain yang usianya sama dengan dia, dia ditinggal pergi oleh sang ayah ketika dia masih dalam kandungan dan ibunya bunuh diri ketika dia masih kecil.  

Kemudian dia dirawat oleh pamannya yang hidup tidak begitu mewah, pamannya juga sering pergi mabuk-mabukan akan tetapi dia sangat sayang dengan keponakannya itu. 

Dia tau bahwa ponakannya itu memiliki kecerdasan yang berbeda dengan anak-anak lain tapi dia tetap memasukkan anak itu kesekolah yang biasa, dengan tujuan agar anak itu tetap mendapat masa kecilnya. Sampai akhirnya guru kelas merasa aneh dengan tingkah laku anak perempuan itu, ketika didalam kelas dia selalu diam dan sangat tidak bersemangat. 

Guru kelasnya tetap memperhatikan setiap apa yang dia lakukan. Pada saat bel sekolah berbunyi anak itu keluar dan menemui pamannya didepan kelas. Guru kelasnya mengikutinya, sampai didekat pintu gerbang guru tersebut memanggil laki-laki itu dan berkata bahwa dia mau mengatakan sesuatu tentang anaknya. Mendengar hal itu laki-laki dengan tubuh tinggi dan mengenakan pakaian rapi menyuruh anak perempuan itu masuk kedalam mobil lebih dahulu. 

Setelah anak itu pergi guru tersebut melanjutkan apa yang ingin dia bicarakan bahwa anak perempuan itu berbeda dengan anak lain dia juga sempat mengetes anak perempuan itu dengan tugas yang tidak harus dipelajari di usianya, tetapi anak perempuan itu bisa mengerjakannya. Laki-laki itu berkata pada guru itu bahwa tidak ada keanehan yang terjadi pada keponakannya itu, dia langsung berpamitan dan pergi kemobil tidak ingin keponakannya itu menunggu lama.

Sampai didepan rumah anak perempuan itu bertanya "siapakah wanita yang berdiri didepan pintu kita itu?".

"Dia akan menjadi nenekmu" ujar pamannya.

Kemudian mereka berdua turun dan mendekat pada wanita setengah tua yang memakai baju mewah dan juga mengendarai mobil yang bagus. Wanita tua itu adalah nenek dari gadis itu, dia adalah orang yang terkenal banyak melakukan penelitian. 

Wanita tua itu dating untuk mengambil cucunya yang mana dia memiliki kecerdasan yang hampir sama dengan ibunya pada usia yang masih kecil. Akan tetapi laki-laki itu tidak mengizinkan kalau wanita tua yang juga ibunya itu membawa cucunya pergi. Dia tidak ingin keponakannya menjadi alat penelitian ibunya.

Wanita tua itu membawa masalah pengasuhan atas anak itu kepengadilan, sampai-sampai ada yang merebutkan anak perempuan itu diakalau dia ayah dari anak perempuan itu. 

Pada akhir keputusannya baik paman, nenek bahkan ayahnya tidak mendapat hak asuh anak perempuan itu. Dia harus dirawat oleh orang lain. Anak itu menolak tapi apa yang bisa pamannya perbuat kalau itu adalah keputusan dari pengadilan. 

Sang paman berusaha ikhlas tapi dia tetap merindukan keponakannya itu, setiap hari dia dating dengan tujuan ingin bertemu dengan keponakannya, akan tetapi ayah dan ibu angkatnya melarang laki-laki itu bertemu gadis itu, mereka bilang bahwa anak perempuan itu tidak ingin bertemu dengan sang paman.

Sebuah fakta terungkap, sang paman mulai paham bahwa semau tentang orang tua angkat itu adalah ulah dari ibunya yang menginginkan cucunya mengasah kecerdasan yang dimiliki untuk sebuah penelitian yang dia lakukan.  Laki-laki itu tidak terima dan memaksa kedua orang tua angkat dari keponakannya itu memberi tahu keberadaannya. 

Mereka langsung memberi tahu bahwa anak angkatnya itu ada di ruang sebelah yang tidak lain didalamnya dia dapati sang ibu yang mengajarkan ilmu yang belum seharusnya didapatkan anak seusia cucunya. Laki-laki itu tampak kesal dan ingin melampiaskan semuanya kekesalannya pada ibunya. 

Dia kemudian memberikan semua berkas yang pernah adiknya tulis dan cari jalan keluar dari masalh itu sampai akhirnya dia bunuh diri gara-gara dia merasa gagal dan atas banyaknya desakan

Akhirnya laki-laki itu pulang dengan keponakannya dan berusaha hidup normal seperti biasa walaupun keponakannya itu sekarang ini memasuki dua sekolah yang pertama sekolah untuk mahasiswa dan satu lagi taman kanak-kanak sebagai pengimbang dunia anaknya.

Dari cerita diatas kita akan mendapat sedikit pelajaran bahwa memaksakan kehendadak meskipun tujuannya baik itu semua malah akan berujung buruk.