Mohon tunggu...
Christie Damayanti
Christie Damayanti Mohon Tunggu... Arsitek - Just a survivor

Just a stroke survivor : stroke dan cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Bersepeda ke Kantor di Jakarta? Mungkinkah?

30 November 2012   07:58 Diperbarui: 24 Juni 2015   20:26 849
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

By Christie Damayanti

[caption id="attachment_226784" align="aligncenter" width="573" caption="ipstenu.org"][/caption]

Suatu saat beberapa tahun lalu ketika aku masih berada di sebuah proyek besar, aku dan teman2ku selalu berhadapan bukan hanya kegiatan kami bekerja sehari2 saja yang memakan energi yang sangat besar, tetapi kami juga diperhadapkan dengan kemacetan yang luar biasa pulang pergi ke rumah kami masing2, sehingga kami lebih nyama untuk berada di proyek selepas jam kantor sampai tengah malam. Bukan hanya memang harus bekerja, tetapi sebagian karena kami malas bermacet2 ria, sampai paling tidak mall2 sudah tutup dan jalanan lebih lancar.

Ketika salah seorang mitraku, Jumat pagi datang dengan memakai 'baju sepeda' lengkap dengan helmet yang khusus dengan peluh mengalir deras di tubuhnya, aku tertawa,

"Memang kamu naik sepeda?", aku bertanya.

Dan ketika dia menjawab 'ya', serta merta aku heran, secara rumah temanku itu berada di Bintaro dan proyek kami berada di Grogol. Suatu perjalanan panjang, jauh dan memakan energi yang cukup besar .....

Temanku ini, sebut saja Rio, memang seorang 'biker', berbadan kekar, seorang pekerja lapangan yang tangguh, tetapi aku tidak habis pikir dia mau bela2in bersepeda dari kantor dan kembali lagi ke rumah. Tetapi setelah aku mengobrol dengannya habis2an, 'mewawancarainya' serta melihat sepedanya yang kereeeennnnn banget, aku menggeleng2kan kepalaku tanpa setuju dan kagum, "Kapan ya, aku bisa bersepeda ke kantor?" .....

*****

Bersepeda dalam kegiatan sehari2 bukan suatu yang aneh. Di kota Yogyakarta atau kota2 kecil dan di pedesaan, sepeda adalah alat transportasi yang sangat vital. Juga di beberapa negara, bersepeda justru merupakan kegiatan sehari2. Bahkan banyak manager dan direktur yang nyaman bersepeda sambil sarapan sandwich sambil bersepeda ..... terlihat tenang, nyaman dan bahagia .....

Tetapi tunggu dulu! Itu disana. Tidak di Jakarta! Jakarta yang tidak aman, yang padat dan yang tidak nyaman mau bersepeda? Tunggu dulu. Ketika kita bersepeda, aku membayangkan jika kita berada ditengah2 kendaraan, apalagi di lampu merah, pasti akan tidak nyaman. Apalagi di Jakarta, ataupun kota2 di Indonesia, BELUM ADA JALUR KHUSUS SEPEDA. Untuk motor yang seharusnya ada di jalur lambat saja tidak taat pada 'perintah', bagaimana dengan jalur sepeda?

Sekarang, sudah banyak pekerja, bahkan pekerja level manajer ( temanku seorang meneger ), mau untuk bersepeda. Memang belum setiap hari dan memang hanya hari2 yang tidak padat, tetapi dengan disiplin bersepeda ke kantor, paling tidak mengurangi kendaraan bermotor dan mengurangi polusi di jalan raya, bukan? Apalagi mereka2 ini mampu untuk mengajak teman2 yang lain untuk bersepeda .....

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun