Mohon tunggu...
Christie Damayanti
Christie Damayanti Mohon Tunggu... Arsitek - Just a survivor

Just a stroke survivor : stroke dan cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Ketika Anak-anak Disabilitas Menonton Olimpiade Tokyo 2020, seperti di Stadion dengan Teknologi

5 Agustus 2021   13:11 Diperbarui: 5 Agustus 2021   14:10 457
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Menggunakan peralatan2 canggih, olimpiade tahun ini akan menjadi pertandiang pertama dengan Seri Virtual Olimpiade yang terinspirasi COVID.

Dalam satu acara, pengendara sepeda profesional berkompetisi dari seluruh dunia dengan sepeda olahraga dari kenyamanan rumah mereka sendiri.

  www.wikihow.com 
  www.wikihow.com 

urevolution.com
urevolution.com

Mereka bersep-eda jauh, tetapi hanya dalam rumah saja dengan sepeda statis tetapi dengan teknologi canggih. Atau ketika kita dalam keadaan terbatas dengan fisik yang tidak sempurnya, tetapi tetap bisa berolah raga dengan teknologi .....

Ada juga berolahraga renang bolak-balik di kolam, seperti yang terjadi pada kompetisi renang normal, sekarang sudah menjadi masa lalu.

Berkat kecepatan baru dan latensi rendah yang ditawarkan 5G, penonton di tempat berenang dapat mengenakan teknologi. Tidak terikat oleh lokasi fisik

Sambil mengawasi aksinya, mereka dapat melihat siapa yang berada di jalur apa, waktu putaran dan apakah seorang perenang hampir memecahkan rekor dunia.

 www.forbes.com
 www.forbes.com

reply.com
reply.com
Aku memang tidak berada dalam dunia teknologi, dan aku tidak tahu bagaimana teknologi bekerja, tetapi dengan cara ini, semuanya bisa terjadi, walau kita berada dalam rumah saja ....

Pengalaman langsung ini bergantung pada teknologi transmisi mutakhir dari ujung ke ujung. Itu akan membutuhkan waktu dap roses. Tetapi desainer2 berpengalaman Jepang, mempunyai konsep2 baru utuk bisa melakukannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun