Mohon tunggu...
hans aja
hans aja Mohon Tunggu...

hanya ingin berbagi ilmu

Selanjutnya

Tutup

Media

Pentingnya "Outdoor Learning" pada Pembelajaran Usia Dini

19 November 2017   19:47 Diperbarui: 19 November 2017   20:25 0 0 0 Mohon Tunggu...
Pentingnya "Outdoor Learning" pada Pembelajaran Usia Dini
Siswa TK ABA Kertek sedang belajar menanam

Wonosobo - kamis, 16 November 2017. Pesan Rosululloh SAW, " Perhatikanlah anak -- anakmu , dan didiklah mereka dengan baik .

" Pesan rosululloh ini ditujukan  kepada  orang tua untuk senantiasa memperhatikan pendidikan anak -- anaknya dengan baik dan selalu memperlakukan  mereka sesuai derajat kekanak -- kanakkannya.Seperti juga sebuah pesan dari imam AlGhazali memberitahu kita bahwasanya " anak adalah amanah bagi orang tuanya  dan hati yang suci adalah permata yang sangat mahal harganya, karenanya jika dibiasakan pada kebaikan -- kebaikan dan diajarkan kebaikan kepadanya  maka ia akan tumbuh pada kebaikan tersebut, dan akan berbahagialah dia didunia dan diakhirat .

"Maka jika kita menginginkan anak -- anak kita tumbuh dengan segala potensi kebaikannya maka ada dua hal yang harus dilakukan secara konsisten yaitu Mengajarkan  Kebaikan dan Membiasakan anak berbuat kebaikan. 

Kepala sekolah Nur Azizah mengawal langsung outing Class ABA Kertek
Kepala sekolah Nur Azizah mengawal langsung outing Class ABA Kertek
Pesan inilah yang menjadikan pegangan sekolah TK Aisyiyah I Kertek untuk selalu melakukan yang terbaik bagi siswa siswinya.

Salah satunya adalah penanaman karakter melalui kegiatan outing class .Outing Class ini sebenarnya sudah sering dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman secara langsung kepada anak -- anak sesuai tema pembelajaran yang akan diajarkan pada saat itu. Kebetulan outng class bulan ini adalah tema tanaman , maka guru merancang pembelajran pembelajaran dengan mengajak anak --anak berkunjung keperkebunan Marong untuk  melihat langsung praktek penanaman bibit cabe dan padi.

Anak -- anak diberikan penjelasan oleh ibu kepala sekolah terlebih dahulu tujuan kunjungan ini, dan dilanjutkan penjelasan oleh pemilik perkebunan, bagaimana cara bercocok tanam, khusunyamenanam cabe, padi dari mulai pemilihan bibit tanaman sampai perawatan, serta panen.Anak -- anak dengan antusias menyimak sambil tak sabar untuk segera praktek, sangat jelas tergambar diwajah mereka rasa penasaran dan keingintahuan mereka, banyak celoteh ataupun pertanyaan yang keluar dari mulut mereka.

Dengan gaya bertanya anak,"  kok daunnya ada yang berlubang ya bu guru, apakah ulatnya tdak kepedesan kalau makan daun cabe ? "  biji satu bisa mejadi banyak sekali ..."  disinilah kita tanamkan bagaimana tumbuhan berproses ketika awal menanam hingga masa panen ternyata membutuhkan perjuangan yang lama, bekerja keras, rajin merawat, tidak pantang menyerah, dan satu hal yang harus mereka ingat dan tau, bahwa usaha saja tidak cukup tapi perlu berdoa menyerahkan kepada Allah SWT, karena tanpa kekuasaan Allah tanaman tidak bisa tumbuh tanpa seizinNya.

Pembelajaran Usaha atau ikhar yang dilakukan pun penuh halangan dan rintangan, gigih, tangguh , perduli kepada lingkungan harus mereka  pahami, kita sampaikan bahwa untuk mendapatkan sesuap nasi butuh kerja keras yang lama, maka sebagai anak manusia kita harus menghargai orang lain khususnya para petani, dan juga kita harus banyak bersyukur atas apa yang sudah diberikan oleh Allah melalui alam ini.untuk itu kita harus pandai merawat dan menyayangi lingkungan sekitar kita, tidak diperbolehkan membuang sampah sembarangan, merusak tanaman dan hal- hal yang lain yang Allah dan Rosulpun dak suka.

Penanaman karakter yang akan kita tanamkan kepada anak -- anak diharapkan tepat dan mengena melalui kegiatan oung class atau praktek langsung seper ini, dan kegiatan berbaur degan alam seper ini akan memberikan kesan tersendiri bagi anak -- anak yang kemungkinan sebagian besar belum pernah merasakan bagaimana rasanya diatas lumpur perkebunan dan persawahan , tampak ceria dan senang tanpa beban keka mereka berjalan diatas lumpur yang penuh tanah gembur, inilahdunia anak --anak yang masih polos , sambil menanam sambil bercanda berlari,bahkan ada yang histeris antara heran dan senang melihat lumpur yang becek bisa mereka mainkan.

Selain alam seperti ini bisa berfungsi sebagai media pembelajaran dan permainan bagi anak -- anak, ternyata masih banyak manfaat lain yang tak kalah penngnya bagi perkembangan kejiwaan anak, yaitu diantaranya :

1. Menumbuhkan empa dan kasih sayang. Jika anak bisa dan sering dilibatkan untuk merawat memelihara tanaman  itu akan menumbuhkan empa dan rasa kasih sayang dalam dirinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x