Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Dosen - 🌱

Menulis untuk berbagi pada yang memerlukan. Bersyukur atas dua juta tayangan di Kompasiana karena sahabat semua :)

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

4 Tips Lengkap Menulis Artikel Opini dan Feature bagi Pemula

25 April 2020   06:00 Diperbarui: 25 April 2020   16:48 2332
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Alinea pembuka juga perlu memuat (sebagian dari) pokok masalah yang ingin disajikan dalam artikel.

Contoh alinea pembuka yang baik:

Orang Indonesia umumnya memanggil kucing dengan sebutan ”pus". Pertanyaannya, dari bahasa mana asal kata ”kucing” dan ”pus”? Mari kita ulik!

2) Pembahasan dalam subtopik

Alinea-alinea berikut, kecuali alinea terakhir, adalah alinea pembahasan topik secara rinci. Nah, jangan puas mengulas suatu topik seperti yang sudah banyak dilakukan penulis lain.

Tawarkan sudut pandang dan gagasan baru Anda pada pembaca. Karena itu, perlu banyak membaca sumber penulisan yang bermutu dan beragam!

Juga dalam bahasa asing. Ini diperlukan untuk mendapatkan sudut pandang beragam atas topik tertentu. 

Umpama, topik cara mendidik masyarakat tanggap bencana bisa ditinjau dari sudut pandang politik, kearifan lokal, psikologi, sosiologi, bahkan seni. Sajikan pembahasan dengan memperhatikan minimal dua sudut pandang atau satu sudut pandang namun unik dan mendalam.

Alinea pembahasan topik biasanya saya bagi jadi dua atau lebih bagian, yang ditandai judul subtopik.

Apa itu judul subtopik? Biasanya judul subtopik ini dipakai dalam artikel ilmiah dan koran. Tapi cocok juga digunakan untuk menulis artikel santai. Setidaknya bisa saja judul subtopik ditulis dalam draf, lalu dihapus sebelum diunggah atau dikirimkan.

Contoh judul subtopik dalam artikel "Profil Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi dan Harapan Baru Kaum Disabilitas":

  • Profil Angkie Yudistia
  • Harapan Baru Kaum Disabilitas
  • Kaum Disabilitas dan Pemerhati Mereka

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun