Mohon tunggu...
Berliani Rigen
Berliani Rigen Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi Hubungan Internasional di UPN "Veteran" Yogyakarta.

Saya adalah mahasiswi jurusan Hubungan Internasional di UPN "Veteran" Yogyakarta. Selain belajar, saya mengikuti berbagai kepanitian dan organisasi paduan suara.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Diplomasi Budaya Indonesia-Jepang melalui Kanal YouTube Nihongo Mantappu

23 Mei 2022   11:00 Diperbarui: 23 Mei 2022   11:10 277 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Jepang sering melakukan diplomasi budaya untuk menyebarkan budayanya. Untuk mencapai misinya, Jepang melalui Kementerian Luar Negeri, bekerjasama dengan pihak terkait seperti media massa, Japan Tourism Organization, dan sektor lainnya untuk mengetahui bagaimana citra Jepang di mata negara-negara di luar Jepang (MOFA, 2017).

 Menurut Rachardjo (2019), budaya Diplomasi 545 saat ini tidak hanya dilakukan oleh pihak Jepang sendiri tetapi oleh pihak asing yang memiliki hubungan dengan Jepang. Rachardjo (2019) berpendapat bahwa bentuk diplomasi budaya baru telah muncul yang mana melibatkan aktor di luar negeri dan cenderung kepada pihak asing. Dalam hal ini yang memberikan citra positif terhadap Jepang bukanlah orang Jepang itu sendiri, melainkan orang asing.

Salah satunya adalah kanal YouTube Nihongo Mantappu yang dibuat oleh Jerome Polin, lulusan mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Jepang. Jerome Polin Sijabat telah mengikuti program beasiswa dari pemerintah Jepang. Setelah melewati empat ujian, Jerome lulus dan mendapat beasiswa penuh di Universitas Waseda jurusan matematika terapan. 

Sebagai vlogger muda yang brilian dengan jumlah subscriber 9,38 juta pada bulan Mei 2022, Jerome Polin berhasil melakukan diplomasi budaya yang dikemas menarik dengan mengenalkan budaya Jepang dan Indonesia seperti makanan, alam, budaya, wisata serta masyarakat melalui videonya. Total 881 video yang ada dikanal YouTube Nihongo Mantappu.

Milton C. Cummings, diplomasi budaya didefinisikan sebagai pertukaran ide, informasi, seni, dan aspek budaya lainnya antara satu negara dengan negara lain serta antara masyarakat dengan masyarakat lainnya dengan tujuan untuk memelihara sikap saling pengertian.

Sedangkan menurut Tulus Warsito dan Wahyuni Kartikasari dalam bukunya tentang diplomasi budaya, diplomasi budaya adalah usaha negara untuk memperjuangkan kepentingan nasionalnya melalui dimensi budaya, baik mikro, seperti pendidikan, ilmu pengetahuan, pengetahuan, olahraga, dan seni, atau secara makro sesuai dengan karakteristiknya, misalnya propaganda dan lain-lain.

Melalui kanal YouTube Nihongo Mantappu, Jerome Polin bersama teman-temannya yaitu Waseda Boys, mengenalkan budaya masing-masing dengan konten yang berbeda. Karena tinggal di Jepang, Jerome cenderung mengenalkan berbagai budaya, bahasa, wisata, serta kuliner Jepang. Tentunya hal ini untuk menarik wisatawan datang ke Jepang, khususnya wisatawan Indonesia. Untuk budaya Jepang sendiri, ia lebih menjelaskan kearah kebiasaan orang Jepang dalam kehidupan sehari-hari. Dimulai dari menunduk ketika menyapa orang yang lebih tua atau dihormati, kebiasaan menggunakan sumpit, dan yang menarik adalah kebiasaan orang Jepang ketika ada teman yang ulang tahun.

Di Indonesia, jika ada teman yang ulang tahun lantas mentraktir orang terdekatnya. Pada vlognya, Jerome menjelaskan bahwa di Jepang kebalikannya. “Disini kalo ada yang ulang tahun pasti malah ditraktir sama temennya, bukan dia yang bayarin temennya,” tutur Jerome.

Berbeda dengan konten vlogger lain, di setiap vlog Nihongo Mantappu selalu ada penjelasan kosakata bahasa Jepang yang berkaitan dengan konten vlog tersebut. Contohnya ketika hendak menyeberang jalan, vlog Nihongo Mantappu memberikan arti “penyeberangan jalan” dalam bahasa Jepang. Contoh lainnya adalah kebiasaan Jerome dan Waseda Boys dalam menyapa netizen dengan bahasa Jepang. Sangat mengedukasi, bukan?

Tidak lupa, kuliner Jepang adalah hal penting yang dipromosikan oleh Nihongo Mantappu. Sudah ada beratus-ratus vlog tentang kuliner Jepang, seperti ramen, sushi, steak wagyu, tempura, dan lain-lain. Tidak sendiri, Jerome polin lantas mengajak Waseda Boys untuk ikut serta dalam menyicipi berbagai kuliner Jepang.

Walaupun berada di Jepang, Jerome sempat mengenalkan kuliner Indonesia ke Waseda Boys, antara lain Indomie dan snack khas Indonesia. Pada vlognya, Jerome membuat Indomie Goreng lalu dibagikan kepada Waseda Boys. Walau terlihat pedas, Waseda Boys tetap menikmati betapa lezatnya Indomie Goreng. Tidak lupa Jerome membawa snack khas Indonesia antara lain keripik tempe. Hal yang dilakukan Jerome ini secara langsung memberikan pengaruh bagi masyarakat Jepang untuk membeli produk olahan Indonesia seperti Indomie dan tempe sehingga mampu bersaing di pasar internasional.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan