Mohon tunggu...
Prof. Dr. Apollo (Daito)
Prof. Dr. Apollo (Daito) Mohon Tunggu... Tan keno kinoyo ngopo

***

Selanjutnya

Tutup

Filsafat Pilihan

Filsafat Jostein Gaarder

27 Februari 2021   07:50 Diperbarui: 27 Februari 2021   07:59 162 12 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Filsafat Jostein Gaarder
seni memahami|| Dokpri

Novel Filsafat Jostein Gaarder

Sophie's World [dunia Sophie] adalah novel tahun 1991 oleh penulis Norwegia Jostein Gaarder, diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Mizan tahun 1996.

Sophie's World mengikuti Sophie Amundsen, seorang remaja Norwegia yang diperkenalkan dengan sejarah filsafat oleh Alberto Knox, seorang filsuf paruh baya. Sophie's World adalah novel sekaligus sejarah filsafat, jadi tidak aneh jika filsafat adalah tema pemersatu. 

Filsafat disajikan bukan sebagai latihan esoteris yang harus dilakukan oleh orang-orang dengan terlalu banyak waktu luang, melainkan sebagai sesuatu yang tidak terpisahkan dari kehidupan itu sendiri. Sophie dan Alberto membutuhkan filosofi untuk memahami dunia mereka. Tapi mereka tidak jauh berbeda dari kita semua.

Mereka dapat yakin dunia mereka adalah ciptaan Albert Knag, tetapi hanya karena kita tidak memiliki jawaban untuk pertanyaan tentang dari mana dunia (atau alam semesta) kita berasal, tidak berarti kita bebas untuk menanyakannya. Faktanya, seperti yang ditekankan Gaarder di sepanjang buku ini, menjadi filsuf berarti tidak pernah berhenti mengajukan pertanyaan. 

Alberto mencoba membuat Sophie menyadari betapa menakjubkan keberadaannya sendiri. Tidak masalah mungkin tidak ada jawaban tunggal untuk pertanyaan-pertanyaan yang kita ajukan --- pertanyaan itulah yang menjadikan kita manusia.

Mengapa kita ada di sini, apa yang membuat hidup lebih baik, dan semua pertanyaan filosofis lainnya yang diajukan dalam buku ini, menurut Gaarder, adalah hal terpenting yang bisa kita tanyakan. Setelah kesehatan fisik kita terjaga, kita harus memperhatikan kehidupan mental kita. Hidup dipercayakan kepada kita, dan satu-satunya cara yang dapat berarti bagi kita secara pribadi adalah jika kita terus-menerus mengajukan pertanyaan ini.

Filsafat berdiri sendiri, di luar disiplin lain, karena pada kenyataannya Gaarder menyamakannya dengan hidup. Jika kita hidup tanpa berfilsafat, maka kita telah menghilangkan kesenangan dan pemahaman terbesar yang pernah kita miliki. Filsafat adalah pengejaran seumur hidup yang berkelanjutan. Kita sendiri dari semua makhluk di bumi dapat terlibat dalam refleksi filosofis. 

Meskipun itu mungkin tidak membuat hidup kita lebih sederhana atau memberi kita jawaban yang mudah, filosofi akan mengisi kita dengan rasa ingin tahu tentang keberadaan dan keberadaan kita. Gaarder menunjukkan kepada kita bahkan ketika filsafat sangat rumit, ia berputar di sekitar kesederhanaan.

Sophie's World adalah sebuah buku di dalam sebuah buku, dengan implikasi mungkin kemunduran seperti itu dapat berlanjut tanpa batas. Alberto menguliahi Sophie tentang filsafat tetapi kemudian kita mengetahui ceramah itu sebenarnya bukan untuk Sophie tetapi untuk Hilde. Namun sebagai pembaca, kami menyadari pelajaran tersebut sebenarnya bukan untuk karakter imajiner Gaarder, tetapi untuk kami. Media buku ini digunakan untuk membantu mengilustrasikan poin-poin filosofis. 

Meskipun cukup mengasyikkan, ini bukanlah jenis buku yang bisa dibaca tanpa menyadari fakta tersebut. Sering kali yang dihargai orang dalam buku (seperti dalam bentuk hiburan lainnya) adalah kemampuan untuk tersesat di dalamnya. Tetapi bahkan tersesat di Dunia Sophie membutuhkan pengetahuan yang tepat seseorang hilang di dalam buku. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x