Mohon tunggu...
Azma Hanina
Azma Hanina Mohon Tunggu... Mahasiswi IAIN Jember

Azma hanina Mahasiswi IAIN Jember Asal Gresik

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Kekuatan Permintaan dan Penawaran di Pasar Tanjung

21 Mei 2019   06:00 Diperbarui: 21 Mei 2019   06:24 0 0 0 Mohon Tunggu...

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi yang dikontrol, diatur dan diarahkan oleh pasar itu sendiri. Peraturan dalam produksi dan distribusi barang dipercayakan kepada mekanisme mengatur diri sendiri. Sistem ekonomi ini menganggap pasar sebagai tempat penyediaan barang, termasuk jasa, dengan harga tertentu yang berdasarkan harga tadi akan memenuhi permintaan. Perdagangan muncul dari usaha untuk mencari barang diluar batas wilayah. Jika suatu komunitas manusia tidak pernah melakukan perdagangan eksternal sama sekali, maka tidak perlu munculnya pasar.

Sebagai pusat kegiatan ekonomi, pasar merupakan tempat bertemunya antara penjual dan pembeli, sedangkan sebagai pusat kebudayaan merupakan sarana tempat terjadinya interaksi antara warga masyarakat sebagai tempat pembaharuan dan pusat informasi. Pasar merupakan kumpulan seluruh pembeli dan potensial atas tawaran pasar tertentu. Pasar selama ini sudah menyatu dan memiliki tempat paling penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, bagi masyarakat pasar bukan hanya tempat bertemunya antara penjual dan pembeli tetapi juga sebagai eadah untuk berinteraksi sosial.

Diantara kegiatan ekonomi yang banyak digeluti masyarakat sejak zaman dahulu hingga kini adalah bidang perdaganan. Aktivitas dagang merupakan sesuatu yang sangat dianjurkan dalam ajaran islam. Bahkan, rasulullah SAW pernah menyatakan dalam hadist shahih bahwa 9 dari 10 pintu rezeki adalah meliputi pintu perdagangan. Itu artinya bisnis dagang menguasai 90% perekonomian dunia.

Perdagangan merupkan kolaborasi aktivitas penjual dan pembeli yang umumnya dilakukan dipasar dengan segenap bentuknya, baik pasar tradisional maupun pasar modern, pasar nyata maupun maya, pasar konvensional maupun syariah. Pasar adalah jantung perekonomian bangsa. Maju mundurnya perekonomian sangat bergantung kepada kondisi pasar. Agar  pasar tidak bergerak pada jalur yang sesuai dengan fitrahnya, Al-Qur'an dan hadis memberikan beberapa garis panduan yang berfungsi sebagai rambu atau aturan main dalam rangka menegakkan kepentingan semua pihak, berdiri diatas segala kepentingan, baik individu serta kelompok.

Permintaan dan penawaran merupakan dua aktivitas yang mendasari kegiatan perekonomian. Permintaan dan penawaran juga merupakan dua kata yang paling sering digunakan oleh para ekonom, keduanya merupakan kekuatan-kekuatan yang membuat perekonomian pasar bekerja. Sedankan mekanisme pasar itu sendiri adalah interaksi yang terjadi antra permintaan dari sisi konsumen dan penawaran. Permintaan dan penawaran dalam mempengaruhi pasar dari sisi produsen, sehingga harga yang diciptakan merupakan perpaduan dari kekuatan masing-masing pihak tersebut. Oleh karena itu, perilaku permintaan dan penawaran merupakan konsep dasar dari kegiatan bisnis.

Perbedaan prinsip antara permintaan dan penawaran dalam islam dengan konvensional adalah terletak pada faktor utama dalam mempengaruhi permintaan dan penawaran. Menurut ekonomi konvensional titik beratnya pada harga, jika harga tinggi maka permintaan akan turun, begitu pula sebaliknya. Sedangkan dalam ekonomi islam ini titik beratnya pada faedah, kemaslahatan ataupun manfaat suatu barang, sedangkan harga bukanlah tinjauan dasar dalam ekonomi Islam, tapi sisi relegiuslah yang menjadi faktor utama. Dengan demikian, pandangan ekonomi Islam mengenai permintaan, penawaran dan mekanisme pasar ini relative sama dengan ekonomi konvensional, namun terdapat batasan-batasan dari individu untuk berperilaku ekonomi yang sesuai dengan aturan syariah. Dalam ekonomi islam, norma dan moral islami yang merupakan prinsip Islam dalam berekonomi, merupakan faktor yang menentukan suatu individu maupun masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonominya.

Perubahan dari harga dan pendapatan menyebabkan timbulnya kepekaan terhadap permintaan suatu konsumen yang disebut dengan elastisitas. Elastisitas adalah besarnya perubahan jumlah barang yang diminta yang diakibatkan oleh perubahan pendapatan. Derajat kepekaan atau elastisitas dari pendapatan akan menunjukkan status suatu barang antara barang mewah, barang normal atau barang inferior, sedangkan perubahan dari harga barang lain akan menunjukkan sifat kedua barang yang saling melengkapi atau saling menggantikan.

Penelitian ini dilakukan di Pasar Tanjung Kabupaten Jember. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dipasar tersebut dikarenakan pasar tersebut banyak terjadi aktivitas penjual dan pembeli yang lebih beragan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan pasar yang terjadi di pasar saat ini.

Rumusan Masalah
Bagaimana Permintaan Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung?
Bagaimana Penawaran Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung?
Bagaimana Keseimbangan harga Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung?
Bagaimana Elastisitas Harga Permintaan Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung?
Bagaimana Elastisitas Pendapatan Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung?

Tujuan penelitian
Untuk mengetahui permintaan Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung  secara langsung
Untuk mengetahui penawaran Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung secara langsung
Untuk mengetahui keseimbangan Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung pasar secara lansung
Untuk mengetahui elastisitas harga permintaan Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung
Untuk mengetahui elastisitas pendapatan Cabai dan Kue Tradisional di Pasar Tanjung

Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kepentingan praktis maupun pengembangan ilmu pengetahuan bagi pihak-pihak berikut.
Bagi Penulis
Dengan melakukan penelitian ini, penulis memperoleh pengalaman dan ilmu pengetahian lebih tentang keberadaan pasar tradisional dan mengetahui harga yang ada dipasar pada bulan sekarang.
Bagi Pihak Lain
Sebagai tambahan refrensi bagi rekan-rekan yang memerlukan sumber data dalam melakukan penelitian.



Metode Penelitian
Lokasi Penelitian
Penelitian ini mengambil lokasi di Kabupaten Jember khususnya di pasar Tanjung. Alasan pemilihan tempat penelitian yaitu Pasar Tanjung yang terletak di pusat kota merupakan salah satu pasar tradisional yang ada di Jember. Dari beberapa pasar tradisional yang ada di Kabupaten Jember, pasar Tanjung merupakan pasar tradisional yang paling besar dan menjadi pilihan utama bai masyarakat Kabupaten Jember.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3