Mohon tunggu...
auraayupermadani
auraayupermadani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Semoga bermanfaat

Apapun yang diniatkan dengan ibadah, maka apapun takkan ada yang si-sia:)

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Ideologi Pancasila

28 Oktober 2021   19:45 Diperbarui: 28 Oktober 2021   20:05 114 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
www.twibbon-keren.com 

Pancasila, mungkin sudah tak asing lagi dengan kata-kata itu, yang di lambangkan dengan Garuda, dan merupakan ideologi bangsa Indonesia. Pancasila sebagai ideologi bangsa mempunyai banyak cerita dibalik tercetusnya dengan berbagai hal yang telah terjadi. 

Dimana Ideologi merupakan ideologi yang bersifat fundamental, bisa disebut begitu karena dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita tidak terlepas dari ideologi. 

Ideologi juga dapat diartikan dengan seperangkat nilai yang terpadu dan berkenaan dengan sikap hidup bermasyarakat, bangsa, dan negara.

Pancasila sebagai ideologi bangsa, dimana pancasila merupakan gagasan dan cita-cita yang diemban bangsa Indonesia, dengan cita-cita yang telah terusmuskan sehingga harus dapat diwujudkan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa untuk selanjutnya, dan nilai-nilai tersebut juga harus diterapkan secara utuh yang tidak hanya dalam sebuah ucapan saja.

Proses perumusan ideologi Pancasila melalui BPUPKI. Seperti kepanjangannya Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) merupakan sebuah badan yang bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. 

Pada tanggal 1 Maret 1945 diumumkan bahwa BPUPKI berdiri, oleh pemimpin Jepang. Badan ini juga merupakan janji Jepang terhadap Indonesia, bahwa Indonesia akan diberikan Kemerdekaan. 

Tujuan BPUPKI atau Dokuritsu Junbi Cosakai adalah mempelajari hal-hal penting yang berkaitan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan pembentukan kemerdekaan Indonesia dan menyelidikinya. BPUPKI memiliki 2 sidang yang telah dilalui, berikut ini hasil dari sidang pertama yang menghasilakan inti-inti dari Ideologi Pancasila.

1.Muhammad Yamin

Pada tanggal 29 Mei 1945, Muhammad Yamin menyampaikannya secara lisan, sebagai bebrikut;

1)Peri kebangsaan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan