Mohon tunggu...
Atika Sari
Atika Sari Mohon Tunggu... ~Atika~

خير الناس أنفعهم للناس

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Kiat Agar Hati Selalu Mencintai Al Quran yang Mengandung Nilai-nilai Universal

11 Juli 2020   12:59 Diperbarui: 11 Juli 2020   12:55 15 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kiat Agar Hati Selalu Mencintai Al Quran yang Mengandung Nilai-nilai Universal
OURWAYTOJANNAH on Facebook

Pada saat ini, manusia sering kali disibukkan dengan hal-hal yang sifatnya duniawi. Ketika punya waktu luang, manusia lebih senang menghabiskannya dengan bermain gadget, sungguh manusia benar-benar telah disibukkan dengan gadget. Manusia lebih senang membuka media sosial dibanding membaca al-Qur'an, selain itu manusia juga lebih senang menghabiskan waktunya dengan nongkrong bersama teman-teman hingga lupa waktu.

Gadget sudah memalingkan manusia dari al-Qur'an dan menjauhkan manusia dari al-Qur'an. Apapun keadaannya, manusia benar-benar tidak bisa lepas dari gadget dan lebih senang menghabiskan waktu dengan gadget. Gadget ibarat pedang bermata dua, jika digunakan dengan bijak, gadget dapat bermanfaat, akan tetapi kebanyakan kita lalai dan kurang bijak menggunakan gadget.

Padahal membaca al-Quran memiliki banyak keutamaan. Diantaranya yaitu: 1) Perniagaan yang tidak pernah merugi, 2) Memperoleh pahala yang banyak, 3) Mendapat syafaat pada hari kiamat, 4) Sebagai kebaikan bagi pembacanya, 5) Pencapaian anugerah yang lebih baik daripada harta dunia, 6) Menjadi keluarga Allah, 7) dan meninggikan derajat manusia di Surga.

Lalu, bagaimana cara menimbulkan rasa cinta terhadap al-Qur'an yang memiliki nilai-nilai universal didalamnya? Sebelum membahas bagaimana caranya agar kita mampu menimbulkan rasa cinta terhadap al-Qur'an. Saya akan sedikit membahas terlebih dahulu pengertian dari al-Qur'an, kemudian mengapa al-Qur'an dikatakan kitab yang bersifat universal, dan bagaimana tanda-tanda kecintaan hati terhadap al-Qur'an.

Al-Qur'an adalah Kitabullah yang berisi ayat-ayat suci umat Islam, berisi firman-firman Allah Swt yang diturunkan kepada Rasulullah Saw sebagai mukjizat. Al-Qur'an disampaikan dengan jalan mutawatir dari Allah Swt melalui perantara malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad Saw. Adapun membaca al-Qur'an adalah termasuk ibadah.

Banyak dijumpai dalam al-Qur'an perintah untuk mencintai al-Qur'an, diantaranya surat Ali-Imran ayat 31 yang berbunyi: "Katakanlah (Muhammad), jika kamu mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, "Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang". Dalam ayat tersebut, menyebutkan bahwa orang yang mencintai Allah, haruslah mengikuti Nabi Muhammad Saw. Sedangkan orang yang mencintai Allah berarti dia mencintai al-Qur'an sebagai kalam-Nya, dia pun harus mengikuti ajaran Nabi Muhammad Saw, menerima dan mencintai hadist sebagai ajaran-ajaran beliau.

Al-Qur'an dikatakan kitab yang bersifat universal dikarenakan al-Qur'an tidak diperuntukkan bagi segelintir orang atau golongan atau kaum saja, melainkan al-Qur'an diperuntukkan bagi semua umat manusia bahkan disebut sebagai rahmat bagi seluruh alam, kemudian isi al-Qur'an juga mencakup semua aspek kehidupan, tentang pemerintahan, tentang tingkah laku, tentang ibadah, tentang hukum waris, dan tentang yang lainnya. Al-Qur'an merupakan penyempurna kita-kita terdahulu, dan tidak memiliki batasan waktu maupun batasan tempat sebagaimana kitab-kitab lain yang ada batasannya.

Kecintaan hati kepada al-Qur'an dapat dilihat melalui beberapa tanda-tanda, diantaranya: 1) Sebagaimana cintanya seseorang terhadap sesuatu, cinta terhadap al-Qur'an pun ditandai dengan kesukaannya ketika kita berjumpa dengannya. 2) Kemudian kita tidak akan merasa jenuh ataupun bosan ketika duduk-duduk bersama dan membacanya dalam waktu yang cukup lama. 3) Jika jauh darinya, maka ada rasa kerinduan dan berharap bisa bertemu dengannya. 4) Banyak berdialog dengannya dan meyakini petunjuk dan arahannya serta kembali kepadanya ketika menghadapi berbagai persoalan hidup, baik kecil ataupun besar. 5) Mentaatinya baik dalam perintah ataupun larangan.

Itulah tanda-tanda terpenting akan adanya rasa kecintaan seseorang kepada al-Qur'an. Jika salah satu dari tanda-tanda tersebut tidak ada, kecintaan itupun ikut berkurang. Maka ukurlah diri kita dengan tanda-tanda utama tersebut. Selanjutnya bagaimana agar hati mencintai al-Qur'an?

1. Selalu berdo'a dan bertawakkal hanya kepada Allah Swt. Hati seseorang terletak di genggaman Allah. Dialah yang membuka dan menutup hati seseorang kapan saja Dia menghendaki, dengan hikmah-Nya, serta ilmu-Nya. Karena cinta letaknya di hati, dan hati berada di genggaman Allah, maka memohonlah bantuan kepada Allah dan berdo'alah kepada Allah agar memberikan karunia kecintaan kepada al-Qur'an agar kita bisa mencintainya.
2. Berilmu, yaitu berusaha mempelajari dan memahami keagungan dan keutamaan al-Qur'an dan keutamaan orang-orang yang mempelajarinya, dan juga mengamalkannya.
3. Bergaul dengan orang-orang shalih.
4. Bersabar, yaitu bersabar dalam ketiga hal diatas.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 153 yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah), dengan sabar dan (mengerjakan) salat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."

Sungguh Al-Qur'an memiliki pengaruh yang besar dalam menghobati penyakit hati. Maka sudah sepatutnya bagi kita untuk memiliki dzikir harian dari al-Qur'an. Membaca lima juz setiap hari, atau satu juz atau setengah juz atau satu halaman, bahkan hanya setengah halaman dalam sehari. Yang terpenting jangan sampai ada hari dimana kita tidak membaca al-Qur'an. Bacalah walau hanya sedikit. Karena sebaik-baik amal adalah yang istiqomah walau hanya sedikit. Semoga kita bisa termasuk kedalam golongan orang-orang yang selalu mencintai al-Qur'an. Aamiin.

VIDEO PILIHAN