Mohon tunggu...
Arnold Adoe
Arnold Adoe Mohon Tunggu... Anak Teknik Sipil yang Jadi Tukang Kayu

Menulis untuk berbagi... Email : arnoldadoe@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara Pilihan

Ucapan Selamat Zulkifli Hasan Bagi Jokowi, Pukulan Keras Buat Koalisi Prabowo

19 Mei 2019   20:49 Diperbarui: 19 Mei 2019   21:02 0 6 4 Mohon Tunggu...
Ucapan Selamat Zulkifli Hasan Bagi Jokowi, Pukulan Keras Buat Koalisi Prabowo
Zulkifli dan Jokowi I Gambar : Tribun

Meskipun bermanuver dengan bertemu Jokowi di Istana, Zulkifli Hasan selalu berlindung di argumentasi bahwa tidak ada yang penting apalagi berkaitan dengan politik di balik pertemuan formal tersebut.

BPN dan Koalisi Prabowo menjadi tenang dengan perkataannya tersebut dan menganggap koalisi 02 tetap sulit, namun jikalau sampai mengucapkan selamat kemenangan pada Ma'ruf Amin, maka ini bagaikan pukulan keras buat koalisi Prabowo. Antara goyang atau langsung KO.

"Selamat pada Pak Kiai dan Pak Jokowi, tentu nanti tunggu pengumuman resmi, tapi tanda-tanda sudah kelihatan," kata Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN.

Buka puasa bersama Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) menjadi lebih istimewa dan menarik karena dalam pertemuan tersebut Zulkifli mengucapkan selamat kepada Ma'ruf, yang menang Pilpres 2019 versi quick count.

Ma'ruf Amin awalnya tertawa merespon perkataan Zulkifli, namun setelah itu Ma'ruf Amin bahkan balik memuji Ketua Umum PAN tersebut. "Ya mestinya pemimpin ya begitulah. Artinya memberikan pengakuan terhadap apa yang terjadi, suka atau tidak suka," ujar Ma'ruf di Twin Plaza Slipi, Jl S Parman Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (19/5/2019).

Ma'ruf bahkan berharap sikap Zulkifli ini menjadi contoh dalam kisruh setelah pemungutan suara, sehingga kedua pihak dalam saling menahan diri, bahkan bersikap positif terhadap proses yang tengah berlangsung.

"Ya diharapkan kita semua bisa bersikap seperti itu ya. Positif, kita memang bernegara menjaga negara, mengawal supaya semua berjalan dengan kondusif saya kira itu," kata Ma'ruf Amin.

Bagi koalisi Jokowi, tentu ucapan selamat dari Zulkifli ini amat membahagiakan. Akan tetapi bagi koalisi Prabowo dan BPN tentu ini seperti pukulan yang amat keras yang menghujani wajah mereka.

Bagaimana mungkin BPN dan anggota koalisi yang  hampir sepakat untuk menolak hasil pemilu karena menganggap yang menang adalah Prabowo-Sandi dengan meneriakan gerakna kedaulatan rakyat pada 22 Mein nanti harus menerima bahwa petinggi teras mereka telah mengucapkan selamat pada pihak lawan.

Ini tentu meruntuhkan semangat mereka, sekaligus menurunkan pamor mereka sebagai koalisi yang menganggap dirinya masih solid hingga sekarang. Semangat yang didasari karena berada satu rumah seperti sia-sia membaca pernyataan Zulkifli ini.

Rumah bernama koalisi Prabowo ini akhir-akhir ini terlihat semakin sepi. Para partai mulai meninggalkan dan berusaha menentukan jalannya masing-masing. Ketika Prabowo terus berteriak dengan dukungan kelompok lain, para petinggi partai bahkan sedang bermanuver untuk kepentingan kekuasaan.

Akan tetapi, harus disadari bahwa hal ini sudah dapat diprediksi sebelumnya. PAN yang seharusnya loyal terhadap koalisi 02, seperti meninggalkan Amien Rais untuk berjuang sendiri. Sedangkan, pengurus partai lebih senang menjaga perolehan suara di pileg sekaligus melakukan langkah-langkah strategis untuk mendapatkan kekuasaan di masa mendatang.

Melihat fakta ini, sepertinya harus diakui bahwa koalisi Prabowo sudah compang-camping. Tidak ada lagi kesolidan disana. Ini seperti menunggu waktu petinggi partai di koalisi ini akan ikut bergabung memberikan selamat. Kemungkinan besar, Demokrat akan melakukan hal serupa.

Kita tunggu saja.