Mohon tunggu...
Arnold Adoe
Arnold Adoe Mohon Tunggu... Anak Teknik Sipil yang Jadi Tukang Kayu

Menulis untuk berbagi... Email : arnoldadoe@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara Artikel Utama

"Silahturahmi Bogor untuk Indonesia", Kesejukan dan Wajah Kepemimpinan Indonesia di Masa Depan

16 Mei 2019   05:43 Diperbarui: 16 Mei 2019   08:21 0 13 7 Mohon Tunggu...
"Silahturahmi Bogor untuk Indonesia", Kesejukan dan Wajah Kepemimpinan Indonesia di Masa Depan
Silahturahmi Bogor Untuk Indonesia I Gambar : Kompas

Di tengah perselisihan politik yang tidak ada habisnya dengan drama dan intrik, saling tuding, saling klaim, tidak mau kalah dan lain sebagainya, sebuah acara yang menyejukan dipaparkan oleh beberapa orang pemimpin muda Indonesia dalam sebuah acara non formal bertajuk "Silahturahmi Bogor Indonesia".

Bertempat di Museum Balai Kitri, Bogor, Jawa Barat, berkumpul para tokoh muda di dalam kepemimpinan nasional. Hadir Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur NTB Zulkilfimansyah, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.

Selain itu, hadir pula Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Wali Kota Tanggerang Selatan Airin Rachmi Diany, dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Selain para pemimpin dari daerah ini, hadir juga Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono dan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid.

Apa tujuan pertemuan ini? Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang bertindak sebagai tuan rumah mengatakan bahwa agenda pertemuan ini adalah untuk menyatukan kekuatan-kekuatan dari segenap komponen bangsa untuk  membangun kebersamaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Mereka adalah sahabat saya. Sering bertukar pikiran. Kita punya tujuan yang sama, kita ingin nuansa silaturahmi dijaga di bulan Ramadhan. Membangun suasana yang sejuk," ungkap Bima, saat ditemui di Kantor Balai Kota Bogor.

Bima juga sempat bercanda bahwa grup ini nantinya mungkin akan berubah  menjadi sebuah grup band.

"Masalah lain nanti ketika bertemu ada agenda lain, kita lihat nanti. Tapi spirit utamanya adalah persahabatan. Mungkin nanti juga akan nyanyi bareng," tambah Bima.

Silahturahmi adalah sebuah hal yang baik bahkan mulia. Dilihat dari akar katanya, silahturahmi (atau terkadang disebut dengan silaturahim) berasal dari bahasa Arab, yaitu dari kata 'shilah' yang berarti hubungan atau relasi dan 'rahim' yang berarti kerabat atau kasih sayang.

Ini dapat berarti Silaturahim adalah sebuah jembatan kasih sayang. Menjembatani dua sisi yang berbeda terhubung dengan jiwa kasih dan sayang.  

Di dalam tradisi bangsa kita, ini menjadi sebuah ciri khas yang tidak boleh ditinggalkan. Perbedaan suku, agama, partai dan lain-lain seharusnya tidak menghalangi kita untuk melakukan silahturahmi.

Manfaat silahturahmi juga banyak, seperti menjadi alat unutk rekonsiliasi yang sangat efektif dalam upaya penyelesaian berbagai kekhilafan, perselisihan, ketegangan, atau konflik antaranggota keluarga atau masyarakat yang terjadi.

Selain itu, silaturahmi juga bisa dijadikan sebagai sarana atau medium relasi sosial untuk memecahkan berbagai kebuntuan dan masalah yang rumit di dalam keluarga maupun masyarakat.

Jika kembali ke pertemuan para tokoh muda nasional ini, semua itu tergambar dengan jelas. Beberapa dari antara mereka harus diakui terpolarisasi dengan jelas dalam pertarungan politik nasional di Pemilu 2019.

Sebut saja AHY dan Bima Arya yang mewakili Demokrat dan PAN yang mendukung kubu 02, bertemu dengan yang lain yang mendukung 01 seperti Ganjar Pranowo dan Yenny Wahid. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2