Mohon tunggu...
Arnold Adoe
Arnold Adoe Mohon Tunggu... Tukang Kayu

Menulis Untuk Berbagi...

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Saat Mezut Ozil Mendapatkan Jiwanya Kembali

17 September 2018   09:57 Diperbarui: 17 September 2018   10:21 0 1 0 Mohon Tunggu...
Saat Mezut Ozil Mendapatkan Jiwanya Kembali
Ozil sudah kembali I Gambar : 101greatgoals

Di menit ke-58, bola pantulan hasil tendangan Lacazette mengarah pelan ke arah Ozil. Berada sedikit di dekat garis kotak penalti, Ozil melepaskan tendangan pressing dengan kaki kirinya. Bola meluncur membobol gawang Newcastle. Ozil mengangkat kedua tangannya ketika pelukan mulai berdatangan dari rekan setimnya. Ozil tersenyum lebar, Jiwanya seperti telah kembali.

Menjelang bertandang ke Newcastle, Ozil minim senyuman. Semua orang tahu bahwa suasana hati Mesut Ozil tak seimpresif harapan dari pelatih Arsenal, Unay Emery sebelum laga. Emery menjadi sosok penting dari tak banyak orang yang yakin bahwa Ozil akan kembali ke penampilan terbaik dengan mencetak gol dan memberikan assist brilian bagi timnya. Emery bahkan dianggap hanya basa-basi kepada pemain asal Jerman tersebut.

Kritik atas Ozil berkisar pada persoal passion, gairah. Apa yang diperlihatkan oleh Ozil selama ini jauh dari ekspresi kegairahan dan kegembiraan. Catatan buram pada musim 2017-18 dengan hanya mencetak 4 gol dan 8 assist, diperparah dengan capaian di Piala Dunia 2018 yang menggiring Ozil sebagai biang kegagalan timnas Jerman di Rusia.

Di Rusia, Ozil merana, dan jiwanya terbang entah kemana. Semakin sulit karena Ozil dianggap membuat dirinya menjadi victim dan merasa terlukai dalam diskriminasi anti Turki yang menyelimuti timnas Jerman. Bahkan foto bersama dirinya dengan Ilkay Gundogan dan Presiden Turki, Tayyip Erdogan dianggap sebagai tindakan tidak nasionalis. Akhirnya surat pengunduran dirinya dari timnas menjadi luapan kegundahan hatinya.

Awal musim ini, kegundahan hati Ozil ingin diobati oleh Arsenal yang sudah terlanjur mengikatnya dalam kontrak baru berdurasi lima tahun ke depan. Dalam dua pertandingan bersama Arsenal, Ozil belum memberi kontribusi gol atau assist.

Kesempatan dengan jam terbang berlimpah sebagai pengendali permainan tak cukup menyuntikan vitamin kegembiraan bagi Ozil.  Sebagian penggemar masih memojokan dirinya. Dalam skema 4-2-3-1 ala Emery, Ozil yang dipasang di sisi sayap bergantian dengan Ramsey di belakang striker dianggap sebagai pemain yang malas.

Padahal seharusnya Ozil harus memiliki daya kreatif dan inisiatif yang mumpuni. Ozil yang diharapkan dapat memainkan irama, memainkan tempo dan mendeterminasi permainan bagi Arsenal terksesan tak mau melakukannya.  Raga Ozil berlari, tetapi kehilangan Jiwa menghilangkan arah.

Hal ini membuat harapan besar dari penggemar Arsenal untuk melihat gaya permainan baru ala Unai Emery yang  berpusat pada antusiasme, pressing ketat, dan energi dengan dan tanpa bola menjadi terpatahkan.

Syukur bagi The Gooners, saat melawan Newcastle, senyuman optimisme dengan gairah yang besar dari Ozil lahir kembali. Ozil mencetak gol perdananya musim ini. Ozil tersenyum dan Arsenal akhirnya bergembira dalam pertandingan yang berakhir 1-2 bagi kemenangan The Gunners.

Ozil mulai beradaptasi dengan gaya bermain Emery. Keinginan Emery untuk membangun tim di sekitar Aaron Ramsey dan Aubameyang dengan Ozil menjadi porosnya perlahan-lahan mulai menjadi kenyataan. Satu hal lagi, Ozil terlihat sudah tidak malas.

Jika mantan pelatih Arsene Wenger mengatakan bahwa bukti kemalasan Ozil adalah hanya mau bergerak horizontal, maka di pertandingan ini tak jarang Ozil terlihat bergerak vertika untuk juga membantu pertahanan. Pemain dengan  jersey no.10 itu telah kembali!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x