ArieSadhar
ArieSadhar Blogger

Auditor, Blogger, Apoteker, Author OOM ALFA (Bukune, 2013) | @ariesadhar | ariesadhar.com

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Mengenal Chen Hung Ling/Wang Chi Lin, Ganda Putra Paling Konsisten di 2018 Setelah Minions

30 November 2018   12:17 Diperbarui: 30 November 2018   13:07 825 0 0
Mengenal Chen Hung Ling/Wang Chi Lin, Ganda Putra Paling Konsisten di 2018 Setelah Minions
appledaily.com


Di balik prestasi duet andalan Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo alias Minions yang sangat gemilang pada tahun 2018, serta di balik perseteruan Minions dengan duo menara Li/Liu yang timpang, sebenarnya ada dua pasang ganda putra dari Cina Taipei yang berada persis di bawah Minions untuk urusan konsistensi pada tahun 2018 ini.

Ganda putra pertama adalah Chen Hung Ling/Wang Chi Lin. Dalam race to Guangzhou, Chen/Wang ada persis di bawah Minions meski poinnya memang agak jauh. Pada tahun 2018, mereka sempat meraih 2 kali kemenangan yakni di Chinese Taipei Open 2018 (S300) dan New Zealand Open 2018 (S300). Di rumah sendiri mereka menang perang saudara, sedangkan di New Zealand mengalahkan Berry Angriawan/Hardianto alias Bento.

Selain itu, mereka masuk Semi Final di China Open 2018 (S100), Japan Open 2018 (S750), Malaysia Masters (S500), dan juga World Champions 2018. Termasuk juga perempat final di Macau Open 2018 (S300), French Open 2018 (S750), All England (S1000), dan Indonesia Masters (S500). Di Prancis, All England, dan Indonesia Masters mereka kepentok lawan yang sama: Minions. Yha.

Chen Hung Ling

Pasangan ini adalah kombinasi tua muda, mirip Minions namun dengan rentang usia yang lebih jauh. Chen Hung Ling yang identik dengan kacamatanya lahir pada 1986 alias berusia 32 tahun, sedangkan Wang Chi Lin kelahiran 1995. Pasangan ini punya selisih usia nyaris 10 tahun. Jelas, kematangan Chen berpadu dengan power muda dari Wang untuk menjadi kekuatan baru di kancah ganda putra dunia.

Chen tadinya adalah pemain ganda putra dan ganda campuran sekaligus. Pada rentang 2010-2012, Chen berpasangan dengan Cheng Wen Hsing sempat masuk final di Canada Open dua kali dan masing-masing sekali di US Open dan Macau Open, sebelum kemudian kalah. Pada 2012 akhirnya Chen/Cheng sukses juara dengan mengalahkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan pertarungan dramatis 3 set. Pada level Superseries di periode itu juga, Chen/Cheng juga pernah kalah dari Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir di Singapore Open 2011, serta dua kali juara yakni di Japan Open 2011 dan Singapore Open 2012.

Wang Chi Lin

Adapun Wang Chi Lin baru mentas dari junior pasca meraih perunggu pada Kejuaraan Dunia 2013, kalah dari Li/Liu. Di junior, Wang berpasangan dengan Tien Tzu Chieh. Dua tahun sebelumnya, mereka kandas juga di semifinal, dari Nelson Wei Keat Heg/Teo Ee Yi. Dua nama asal Malaysia ini praktis belum muncul di papan atas ganda putra dunia. 

Pada rentang itu juga, berpasangan dengan Wu Hsiao-lin, Wang meraih perak di Kejuaraan Asia Junior, kalah dari Arya Maulana Aldiartama/Edi Subaktiar, dua nama yang sekarang hilang dari pembicaraan publik. Padahal, setahun kemudian, Arya adalah pasangan Kevin saat kalah dari (lagi-lagi) Li/Liu di Kejuaraan Asia Junior.

Yha, memang kadang-kadang ada pemain yang juniornya mentereng, tapi seniornya cenderung melempem.

Wang sendiri kini masih aktif di ganda campuran bersama dengan Lee Chia Hsin. Dan sempat pula meraih gelar di New Zealand 2018 (S300) lewat kemenangan atas Seo Seung-jae/Chae Yoo-jung. New Zelanad Open 2018 memang istimewa untuk Wang karena dalam 1 turnamen, dia bisa memperoleh dua gelar sekaligus! Wang sendiri kelahiran 1995 dan punya tinggi 1,86 meter sehingga cocok untuk menggebuk dari belakang.

Awal Berpasangan

Catatan di BWF Badminton sejauh yang saya peroleh memperlihatkan bahwa keduanya pertama kali tampil di tur BWF pada Chinese Taipei 2014 dan capaian mereka cukup baik. Sampai semifinal sebelum dikandaskan dua menara, Li/Liu. Mau tahu siapa yang dikalahkan oleh mereka? Ini pasti sebuah kebetulan yang dahsyat!

Pada R32, Chen/Wang mengalahkan Marcus Fernaldi Gideon/Markis Kido dalam 44 menit. Pada babak perempat final, Chen/Wang mengalahkan Selvanus Geh/Kevin Sanjaya Sukamuljo! Kini mereka ada di bawah Marcus/Kevin dalam road to Guangzhou. Keduanya juga kini ada peringkat 4 dunia. Sebuah posisi yang tidak main-main, di balik minimnya drama yang mereka tampilkan. Yha, bandingkan dengan duo lawak Denmark maupun kontroversi Minions dan duo menara.

Peluang

Dari deretan lawan yang akan dihadapi, Minions pantas jumawa atas duo ini. Mereka menang head to head 5-0! Dan juga, Chen/Wang juga menang 2-0 atas duo yang lagi hobi mempersulit Minions, Han Chengkai/Zou Haodong. Chen/Wang juga unggul atas Liao Min Cun/Su Ching Heng dan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe 2-0 dan 1-0. 

Adapun Chen/Wang punya riwayat kurang apik juga kala bertemu Kim/Anders (2-4), Ahsan/Hendra (1-2), dan duo menara (1-6). Jadi, Chen/Wang sebenarnya ada peluang untuk lolos dari grup sebelum kemungkinan besar berhadapan dengan lawan-lawan yang riwayatnya tidak baik untuk mereka.