Mohon tunggu...
Anthony Tjio
Anthony Tjio Mohon Tunggu... Retired physician

Penggemar dan penegak ketepatan sejarah.

Selanjutnya

Tutup

Wisata Artikel Utama

Pertunjukan Wayang Golek dalam Air di Vietnam

6 Januari 2017   08:51 Diperbarui: 7 Januari 2017   01:19 0 2 3 Mohon Tunggu...
Pertunjukan Wayang Golek dalam Air di Vietnam
Foto: viator.com

Ibukota Vietnam Hanoi sekarang dinamakan Ho Chi Minh. Dulunya Vietnam Utara itu komunis, yang sekarang gerbang negeri itu sudah dibuka lebar untuk dikunjungi turis dari manapun juga. Bila berkunjung ke Ho Chi Minh pasti diajak menonton satu pertunjukan kesenian rakyat yang istimewa, yaitu wayang golek dalam air yang ditayangkan di Teater Thang Long.

Bagi kita yang di Nusantara tidak asing dengan pertunjukan wayang, boleh dikatakan jenis wayang bergolek apa yang tidak ada di Indonesia, tetapi yang dipertunjukan di dalam air itu, sepertinya hanya satu yang di Teater Thang Long ini.

Lebih dari seribu tahun lalu, tepatnya ditahun 1010 Masehi, Maharaja Annan-Champa Ly Thai To memindahkan ibukota kerajaannya ke sebelah timur delta Sungai Merah sini, dan menamakan ibukota timur Dong Kinh ini “Thang Long” (dibaca sheng long升龙) yang artinya “Naga Melonjak ke Langit”. Bersamaan dengan itu diabad ke-11, juga timbul kesenian wayang golek dalam air ini disitu.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Boneka yang bisa digerakan itu sudah diketemukan sejak purba. Seperti yang terbuat dari tanah liat dan gading diketemukan dalam kuburan dari 3000 tahun lalu di Mesir; sudah diceritakan pada abad 5 Sebelum Masehi oleh filsuf-filsuf Aristotle dan Plato di Yunani; boneka bayang-bayang yang terbuat dari kulit yang sekarang disebut wayang kulit sudah ada di Tiongkok sejak 2000 tahun lalu; boneka tangan yang menjelma menjadi wayang jari-jari potehi itu asalnya Kathputli dari 1500 tahun lalu di Rajasthan India; boneka tanah liat juga dipakai dalam upacara kebudayaan orang Indian sejak sebelum kedatangan Columbus di Amerika; dan boneka tali yang disebut marionette itu, semulanya dipertunjukkan untuk mengajarkan tata susila di dalam gereja di Italia.

Dari semua itu, wayang golek merupakan kesenian penuturan cerita kehidupan rakyat segala bangsa, tidak bisa dikatakan sumber asal mulanya dari mana dan bagaimana penyebarannya, itu merupakan hasil karya dari daya imajinasi masing-masing manusia yang berada dimana saja. Maka disekitar seribu tahun lalu, dimasa kejayaan Kerajaan Annan-Champa, dari kehidupan rakyat menanam padi di sawa yang terbenam air, terciptakan wayang golek dalam air di Thang Long itu.

Setibanya diluar Teater Thang Long sudah terdengar suara permainan musik yang serupa Peking Opera dari dalam, tampak teaternya sederhana dan tidak besar. Panggungnya adalah sebuah kolam air dengan selembar tirai bambu sebagai latar belakangnya. Seniman musik yang berbusana tradisional serupa kain panjang berdudukan rapih disisi kiri panggung, terus menerus membunyikan santur, sitar, seruling, simbal, tambur, gong dan lain-lain alat musik asal Persia yang diiringi oleh nyanyian sinden seperti gendhing gamelan Jawa.

Tiba-tiba ada badai angin diatas permukaan air dan berkilatan petir dilangit, bermunculan beberapa boneka naga keluar dari dalam air dan mulai bergerak menari sambil menyemburkan bunga api dari mulutnya dan mengembuskan asap dari hidungnya kesemua jurusan, begitulah pembukaan pertunjukannya.

Ada sedikitnya 17 adegan pendek dalam sekitar satu jam pertunjukan, yang semuanya bermunculan dari dalam air. Ada binatang yang hidup diatas air seperti bangau dan kerbau, ada wanita menari dengan kipas dan payung, ada bocah jenaka bermainan di air, ada petani beramai-ramai menanam padi, atau nelayan menangkap ikan, semua menggambarkan riang dan gembiranya kehidupan diperdesaan sana.

Sedang asyiknya menyaksikan acara yang bersusulan begitu cepat tapi sungguh menarik, tidak lepas terus berpikir bagaimanakah cara mereka mementaskan boneka dari dalam air itu?

Tiba disaat penutupan acara, keluarlah dalang-dalangnya dari kedua samping latar belakang tirai bambu itu. Mereka berdiri diair setinggi lututnya sambil mempertunjukkan cara mereka memainkan boneka-boneka yang diikat diujung satu tongkat yang panjang kedepannya dan menarik-narik tali untuk pergerakan badan boneka. Setiap boneka dipermainkan oleh seorang dalang, maka ada sedikit-dikitnya 20 orang yang bergilir dibelakang tirai bambu tersebut.

Pertunjukan wayang golek dalam air ini sudah dikelilingkan kebanyak tempat, tetapi aslinya masih dipertunjukkan setiap malam di Teater Thang Long. Persediaan kursi sangat terbatas digedung yang tidak begitu besar, maka karcisnya cepat habis karena kebanyakan diborong oleh rombongan tur, perlu segera memesan karcis setibanya di Hanoi, dan karena bonekanya kecil-kecil yang tidak bakal jelas dipandang jika duduk dikelas belakang, sebaiknya juga beli karcis yang lebih mahal untuk bisa duduk didekat panggung.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2