Regional

Kaukus Pemuda Sumsel Apresiasi Komitmen Herman Deru Entaskan Kemiskinan dan Berantas Ketimpangan

14 November 2017   17:04 Diperbarui: 14 November 2017   18:25 260 0 0
Kaukus Pemuda Sumsel Apresiasi Komitmen Herman Deru Entaskan Kemiskinan dan Berantas Ketimpangan
dokumentasi pribadi


Pilkada Sumsel 2018 menarik untuk diikuti. Hal ini tak terlepas dari ketatnya kandidat yang bakal bersaing. Dari beberapa nama yang muncul, tidak ada satupun yang difavoritkan. Bahkan nama anak gubernur petahana Alex Noerdin, yakni Dodi Reza Alex berdasarkan survei dari beberapa lembaga kalah dengan suara Herman Deru.

Pergelaran Pilkada Sumsel yang akan dilaksanakan tahun depan inipun jauh-jauh hari sudah menarik sejumlah elemen organisasi yang ada di Sumsel. Sejumlah pihak telah terdorong untuk tampil maju ke muka dan berani menyatakan pendapat. Ada yang sekedar menyampaikan pendapatnya, ada pula yang secara langsung menyatakan dukungannya kepada para kandidat yang akan ikut dalam kontestasi.

Mereka yang sudah terang-terangan menjadi relawan calon gubernur, sudah berdiri dan aktif berkampanye.  Mereka mendirikan posko-posko pergerakan dan membentuk group-group diskusi di sosial media. Salah satu kelompok relawan yang sudah bergerak aktif tapi belum menentukan kepada siapa dukungannya diberikan adalah Kaukus Pemuda Sumsel.   Selasa 14 November 2017,  relawan yang beranggotakan anak-anak muda dari 17 kabupaten kota ini menggelar Ekspose Aspirasi Rakyat Sumsel di Palembang, dengan mengusung tema perubahan dalam gerakan kampanyenya.

Adi Ujang, Koordinator Kaukus Pemuda Sumsel menyatakan, timnya yang tersebar di semua wilayah Sumsel berhasil menghimpun keinginan masyarakat, yaitu menginginkan adanya perbaikan di segala bidang. Diantaranya: perbaikan jalan yang kini sudah rusak parah, sehingga akses ke pedalaman sangat sulit. Kemudian, masalah harga hasil tani yang rendah, sehingga membuat para petani kesulitan. Dan sekolah yang sampai saat ini masih bayar, belum gratis. 

Untuk itulah, Adi Ujang dengan organisasinya Kaukus Pemuda meminta para kandidat berkomitmen dan mau melakukan kontrak politik dengan mereka untuk perbaikan semua itu. Adi Ujang menjelaskan, setelah dilakukan kajian mendalam terhadap semua materi kampanye dan program kerja para kandidat dapat disimpulkan hanya Herman Deru yang secara nyata dan tegas ingin melakukan perubahan secara serius.

Menurut Adi Ujang, Deru dipandang berhasil memetakan masalah secara jernih dan menyusun skala prioritasnya. Karena itu, Adi Ujang dkk sepakat dengan apa yang disampaikan Deru bahwa persoalan kesejahteraan rakyat harus jadi preferensi pemerintahan ke depan. Karena bagi Udi Ujang kemiskinan di Sumsel masih tinggi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga posisinya kalah sama banyak provinsi lain, bahkan di Sumatera saja posisinya ada di urutan ke-9 dari 10 provinsi. Bagi Adi Ujang ini sangat memalukan.

Adi Ujang menyatakan Kaukus Pemuda Sumsel meminta kepada Herman Deru untuk fokus entaskan kemiskinan dan berantas ketimpangan. Dia dan timnya yang tersebar di seluruh wilayah di Sumsel akan mendukung penuh dan bergerak untuk tujuan utama yakni perbaikan secara menyeluruh sendi-sendi kehidupan sosial ekonomi dan Sumsel. Tidak boleh lagi ke depan terjadi pembangunan-pembangunan yang hanya menguntungkan segelintir pihak dan tak terlalu berguna bagi rakyat banyak.

Baginya, buat apa membangun sirkuit? sedangkan rakyat Sumsel bukan pembalap semua? Menurutnya, jauh lebih urgent memperbaiki jalan rusak yang masih tersebar di Sumsel. Adi Ujang mengingatkan pemerintah saat ini untuk jalan muter ke pelosok, bukan pakai helikopter terus, supaya tahu keadaan.