Mohon tunggu...
Anggriyan Permana
Anggriyan Permana Mohon Tunggu... Eco Journalist and Social Development

Pembelajar dan Suka Menulis

Selanjutnya

Tutup

Musik Pilihan

Jazz Merah, Mice 2019 UNTAG Manjakan Pecinta Jazz Lokal Surabaya

10 Juli 2019   10:16 Diperbarui: 10 Juli 2019   10:31 0 0 0 Mohon Tunggu...
Jazz Merah, Mice 2019 UNTAG Manjakan Pecinta Jazz Lokal Surabaya
Jazz Merah menjadi Tema besar event tahunan MICE (Meeting, Intensive, Conference dan Exhebition) Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UNTAG yang tahun ini digelar oleh angkatan Ilkom 2017 dengan nuansa musik jazz lokal Surabaya di kemas lebih intim di hadapan penikmat jazz Jumat (07/06)-Dokpri.

Meeting, Incentive, Conference, Exhibition (MICE) di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menjadi mata kuliah yang wajib ditempuh mahasiswa semester 4 prodi Komunikasi. Tahun ini mahasiswa Komunikasi Fisip-Untag Surabaya mewujudkan kegiatan MICE tahun 2019 ini dengan gelaran event Jazz Merah 2019.

Tema Jazz Merah 2019 karena paling pas merepresentasikan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Menurut ketua pelaksana event MICE, Bunga Aprilia Suwito, Jazz Merah itu aslinya merupakan singkatan dari jargon yang sering kali diucapkan presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno (jangan sekali-kali melupakan sejarah), semangat menggebu-gebu dari jargon ini kami adaptasikan ke dalam Tema MIE yang sekaligus juga mendukung almamater kampus UNTAG Surabaya yang berwarna merah.

Jas merah kemudian diaplikasian ke dalam format event MICE yang mengedepankan unsur Exhebition dimana di dalam event ini terdapat beragam acara, salah satunya  Exhebition yang berisikan konser musik bergenre Jazz. Alunan piano diiringi dengan saxophone menjadi salah satu ciri khas genre musik satu ini. Ya, jazz. 

Aliran musik asal Amerika Serikat ini menjadi salah satu aliran yang memiliki cukup banyak peminat di Indonesia. Termasuk mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) menghadirkan para musisi jazz asal Surabaya pada acara MICE Jazz Merah 2019, Jumat (5/7)

Deretan musisi Jazz lokal Surabaya seperti Redwine, Best Friends Project, Serona Senja, dan Dea Anggita benar-benar mampu menjadi daya magnet bagi penikmat musik Jazz yang berasal dari dalam kampus maupun dari luar kampus. 

, sejak alunan piano, betotan bass yang mengudara sebanyak 250 orang pengunjung memadati parkiran lapangan Basket dekat Fakultas FISIP. 

Dentuman musik Jazz yang bisa membuat pengunjung menari, berirama sambil bernyanyi membuat nuansa malam itu begitu khidmat dan intim. Tak salah, bila panitia event MICE Jazz Merah ini menyuguhkan konsep Intimate Gigs Jazz Merah.

Acara MICE Jazz Merah yang kental akan pertunjukan musik ini diharapkan mampu memberikan motivasi positif pada mahasiswa bahwa bermusik adalah kegiatan yang menyenangkan, dan dengan musik jazz merupakan upaya ikut melestarikan musik dari masa lalu yang kemudian dialkuturasikan dengan musik modern. 

Sedangkan untuk menambah semarak area Jazz Merah 2019 juga akan diwarnai dengan hadirnya area exhibition yang menampilkan Exhibition Menggunakan Barang Bekas. Konten yang akan dihadirkan pada area itu diantaranya, game, fotografi, videografi, dan jurnalistik.

Menariknya, pada booth pameran karya mahasiswa komunikasi di bidang fotografi dan videografi dan jurnalistik, booth videografi benar-benar mampu menarik perhatian pengunjung, karena mahasiswa ditantang untuk menampilkan karya videografinya dengan menggunakan peralatan pengganti proyektor yang mereka buat sendiri. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x