Mohon tunggu...
Andre Lolong
Andre Lolong Mohon Tunggu... Insinyur - Follow me @andre_gemala

Husband of a caring wife, father of two, car enthusiast, motorsport freak, Life learner..

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Artikel Utama

Kultur Modifikasi Mobil Japanese Domestic Market (JDM) Sesungguhnya

13 April 2020   02:08 Diperbarui: 14 April 2020   20:24 4958
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

speedhunters.com
speedhunters.com
Bagaimana dengan Itasha style yang mendekorasi mobil dengan karakter fiksi Anime, Manga ataupun video games? Fakta menarik; Itasha berasal dari kata itai yang artinya dalam Bahasa Inggris painful, dan sha artinya vehicle. Artinya "painful car" atau bisa diintepretasikan Painfully embarrassing atau Painful to look at. 

Sebenarnya ini dari bahasa slang yang ditujukan pada mobil-mobil mewah asal Italia yang makin banyak populasinya di Jepang pada era tahun 1980-an saat Jepang sedang dalam masa kejayaan ekonominya.

skyinsurance.com
skyinsurance.com
Namun Kultur modifikasi mobil Jepang yang paling hits saat ini adalah Drifting. Salah satu mobil JDM yang sangat lekat dengan Drifting adalah Toyota Sprinter Trueno GT- APEXi AE86 yang juga disebut Hachi Roku (Eight Six). 

Pada tahun 1987; Keiichi Tsuchiya, seorang Professional Race Driver mengemudi AE86 dengan membawanya Touge (mountain pass) Driving. Video nya viral sekali dan menjadi inspirasi bagi para Car enthusiast di Jepang. 

Keiichi terus mempopulerkan Drifting hingga di sah kan menjadi sebuah category di Motorsport. Keiichi dijuluki sebagai Drift King. Reputasi Hachi Roku sebagai Mobil jagoan Drift pun makin menjadi-jadi.

Keiichi Tsuchiya
Keiichi Tsuchiya

diecastxchange.com
diecastxchange.com
Drifting merupakan Teknik yang dengan sengaja membuat mobil oversteer ketika memasuki tikungan, dan dengan traksi Ban belakang yang agak berkurang (mobil seolah belok berlebihan dan cenderung spinning) tetap mengkoreksi arah mobil sambal melewati tikungan tersebut.  

Drift sebenarnya bukan hal baru di dunia Motorsport. Di dunia rally, drift kerap dialami ketika mobil memasuki tikungan di gravel maupun tarmac. Namun gaya mengemudi Drifting dipopulerkan oleh Kunimitsu Takahashi. 

Fakta menarik adalah bahwa Kunimitsu merupakan pembalap Motorcycle Grand Prix asal Jepang yang ikut berpartisipasi pada satu (saja) Race Formula 1 dengan mengemudi sebuah Tyrell 007 bermesin Cosworth V8 pada tahun 1977. 

Kunimitsu Takahashi
Kunimitsu Takahashi

Tyrell yang dikemudikannya kerap melakukan Drifting dan somehow menjadi ciri khas Teknik mengemudinya. Teknik ini mulai diikuti oleh beberapa pembalap Jepang dan juga para street racer. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun