Mohon tunggu...
Andrea AureliaCrysanta
Andrea AureliaCrysanta Mohon Tunggu... Freelancer - Communication Science Student

Mahasiswa yang baru mencoba untuk menulis:) mohon dipahami.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Wajah Jurnalisme di Masa Depan

19 Februari 2020   10:07 Diperbarui: 19 Februari 2020   13:18 159
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Trending di Kompas TV hari Rabu 19 Februari 2020 / dokpri


Pada unggahan sebelumnya penulis membahas seputar multimedia. Teman baru media ini datang dengan membawa berbagai perubahan, salah satunya perubahan di jurnalisme. Kini disebut jurnalisme online.

Apa yang beda dari jurnalisme online?

  • Multimedia : Penggabungan berbagai media yang memungkinkan menggunakan lebih banyak platform dari yang sebelumnya
  • Interaktifitas : Pembaca dan pendengar memungkinkan untuk berinteraksi satu sama lain. Berinteraksi artinya tidak hanya meng-klik link melainkan mengirim pesan

Multimedia dan interaktifitas ini mebawa cara baru menyebarkan cerita. Media digital membuka kesempatan baru dalam dunia jurnalisme untuk menyebarluaskan berita. Baik dalam keberagaman platform maupun keberagaman sudut pandang. Dengan media digital, kantor berita dapat :

  • Sebanyak mungkin membagikan berita dalam waktu yang paling singkat dan lebih mudah menjangkau lebih banyak topik. Angle atau sisi berita dapat sangat beragam yang dapat diulas dalam satu kasus sehingga menyajikan output lebih kompleks.
  • Berita mengalami keberlanjutan yang cepat dan konsisten tiap minggu ataupun bulan. Update berita terbaru dapat dengan cepat diunggah ke situs dan pemberitaan lanjut mengenai hal yang sama juga dengan mudah dan lebih cepat tersampaikan. Namun hal ini juga membuat berita yang tayang tidak selalu selengkap koran konvensional satu kali tayang.
  • Dalam satu konten yang diunggah, jurnalisme online menggabungkan berbagai bentuk berita yang saling mendukung satu sama lain. Maka di satu kasus pemberitaan, memuat secara lengkap baik tulisan, gambar, video pendukung. Seluruhnya merupakan aspek yang penting dalam jurnalisme online.

Berkembangnya multimedia beserta teknologi yang menyertainya turut membawa kegiatan jurnalisme ke tingkat yang baru. Sejak tahun 1990-an mulai muncul perusahaan berita online di setiap negara termasuk Indonesia. 

Meluasnya ranah jurnalis ke online tidak hanya diikuti oleh perusahaan berita tertulis saja namun perusahaan tekevisi dan radio pun turut mengambil andil dalam digitalisasi media. Jurnalisme dalam kaidah online diikuti dengan beberapa perubahaan dari yang sebelumnya

a. Website tidak sekedar koran

Tak hanya koran kovensional yang berpindah ke media online namun juga perusahaan televisi dan perusahaan radio. Perusahaan media berusaha melengkapi situs mereka dengan program, layanan streaming, berita dan iklan. Situs online ini dimanfaatkan sebagai tempat untuk memperluas jangkauan masyarakat dan tempat penyimpanan hasil produksi. Konten juga disediakan dalam bentuk teks yang juga dilengkapi foto maupun video.

b. Video tidak selalu dikaitkan dengan televisi

Munculnya multimedia membawa lahirnya jurnalisme foto dan jurnalisme video. Keduanya memproduksi konten. Kemudian produk jurnalisme ini diunggah ke situs online sebuah perusahaan media. Menurut McAdams, jurnalisme ini tetaplah konten audio visual namun tidak bisa disebut televisi. Menurutnya, ada banyak bentuk hasil audio visual yang tak melulu berkorelasi dengan televisi. Adanya multimedia melahirkan bentuk dan sifat konten baru.

c. Audio tidak selalu dikaitkan dengan radio

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun