Humaniora

Keresahan Warga Akibat Modus Pencurian Baru

15 November 2017   08:51 Diperbarui: 15 November 2017   09:03 69 1 0
Keresahan Warga Akibat Modus Pencurian Baru
dokumen pribadi

Jepara- keresahan warga akibat modus pencurian baru kini tengah dirasakan oleh warga kelurahan Potroyudan rt. 03/04 Jepara. Maraknya kasus pencurian dengan modus baru ini telah menimpa salah satu warga yaitu kediaman Ibu Muhtadi yang beralamatkan Jl. Pemuda no. 21 yang berlanjut pada korban selanjutnya yaitu kediaman Bapak Asikin selaku ketua RT kelurahan setempat yang merupakan tetangga korban (Ibu Muhtadi).

pencurian yang terjadi pada hari selasa (10/10) pagi hari ini bermula ketika pemilik rumah yang sedang berada di depan rumahnya kedantangan tamu dua orang pemuda yang hendak memakai kamar mandi. Semula Ibu Muhtadi tidak merasa curiga karena korban mengira dua pemuda tersebut adalah teman dari anak bungsunya Mulyadi kemudian mengantarkan pelaku ke kamar mandi rumah tersebut. Namun disaat itu pula salah seorang dari pemuda tersebut masuk kedalam kamar putri sulung korban dan mengambil dompet yang berisikan KTP dan ATM yang berada diatas meja.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pemuda itu lalu keluar dari rumah korban dan menyambangi rumah sebelahnya yaitu rumah ketua RT setempat untuk melanjutkan aksinya. Berbekal pintu belakang rumah yang dalam keadaan terbuka, pecuri itu masuk dan menggeledah dua kamar yaitu kamar utama dan mengambil uang limah puluh ribu rupiah milik ibu Asikin, sedangkan kamar kedua adalah kamar putra sulung pak Asikin dan meraib semua uang tabungan yang tidak diketahui jumlahnya. Dalam melancarkan aksinya, kedua pencuri ini bermain bersih hingga tidak nampak ada barang yang berpindah sedikitpun. Beruntung tidak ada kerusakan atau korban jiwa dalam kasus ini, namun korban yang mengalami kerugian tersebut memilih tidak melaporkan kejadian ini pada pihak berwajib.

Komplek pemukiman RT 03/04 ini dikenal dengan komplek usaha yang sepi penduduk. Berlokasikan di Jl. Pemuda terhitung mulai dari Bank BPD Jateng hingga KFC, komplek ini hanya terdiri dari empat belas KK. Dengan adanya kasus ini, warga sekitar lebih waspada lagi dengan kondisi rumah yang sepi baik pagi, siang maupun malam hari.

Tidak hanya kasus pencurian dua pemuda itu, beberapa warga juga mengaku sering melihat beberapa orang mencurigakan yang sering masuk dan berkeliling dari rumah kerumah dengan berpura-pura menjadi pemulung, pengemis bahkan adapula orang yang berpura-pura gangguan jiwa sekalipun. Hingga saat ini belum diketahui identitas kedua pelaku pencurian tersebut. Kasus ini dijadikan sebuah peringatan bagi warga untuk lebih waspada dalam menjaga lingkungannya.