Mohon tunggu...
Dr. Andi Hermawan M.Pd
Dr. Andi Hermawan M.Pd Mohon Tunggu... Guru - Guru Swasta

Menulis adalah Caraku bersyukur dan mensyukuri Karunia Allah SWT

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Optimasi Peningkatan Inovasi Guru Swasta

29 September 2022   06:00 Diperbarui: 29 September 2022   18:35 1073
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar 6. Hasil pembobotan indikator dan indikator efikasi diri

Pada lembaga pendidikan, guru merupakan bagian inti dari unsur manajemen. Inovasi guru merupakan aktivitas perbaikan, pengembangan dan penciptaan ide, produk, proses dan layanan yang memberikan nilai lebih untuk individu atau organisasi. 

Tujuan penelitian ini adalah melakukan upaya peningkatan inovasi guru dengan melakukan penelitian tentang pengaruh antara kepemimpinan transformasional, dukungan organisasi dan efikasi diri.

 Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur (path analysis) untuk mengetahui pengaruh antar variabel yang diteliti dan metode SITOREM untuk analisis indikator guna mendapatkan solusi yang optimal dalam upaya peningkatan kinerja guru. 

Populasi penelitian ini adalah 289 guru SMK PGRI di Kabupaten Bogor. Dari populasi tersebut diambil sampel dengan menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 168 orang.

Hasil analisis dengan menggunakan metode analisis jalur menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara kepemimpinan transformasional dengan inovasi guru dengan besar pengaruh βy1 = 0,442 sehingga penguatan kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan inovasi guru.

Terdapat pengaruh positif antara dukungan organisasi dengan inovasi guru dengan besar pengaruh βy2 = 0,551 sehingga penguatan dukungan organisasi dapat meningkatkan inovasi guru. Terdapat pengaruh positif antara efikasi diri dengan inovasi guru dengan besar pengaruh βy3 = 0,433 sehingga penguatan efikasi diri dapat meningkatkan inovasi guru.

Dari analisis SITOREM didapatkan solusi optimal yaitu dari 21 indikator yang diteliti terdapat 9 indikator yang dalam kondisi baik sehingga indikator tersebut hanya perlu dipertahankan atau dikembangkan, dan terdapat 12 indikator yang masih lemah sehingga perlu untuk ditingkatkan. Perbaikan pada indikator yang masih lemah dilengkapi dengan urutan prioritas penanganannya. Indikator yang baik adalah: 

1) Dukungan Pimpinan, 2) Penghargaan Dari Organisasi, 3)  Menstimulus Pengikut, 4)  Panutan, 5) Gigih Menghadapi Tantangan, 6) Keyakinan Diri, 7) Ketekunan, 8) Komunikasi Dengan Rekan Kerja, dan 9) Komunikasi Pelanggan.

Indikator yang perlu ditingkatkan dalam urutan prioritas penanganannya adalah sebagai berikut :  1st  Kondisi Kerja,  2nd Keadilan,  3rd Menginspirasi Pengikut,  4th Peduli Terhadap Pengikut, 5th  Rasa Percaya Diri,  6th  Pengalaman Berhasil, 7th Komitmen Pada Tujuan, 8th Pengembangan Metode Pembelajaran,  9th  Layanan,  10th  Membuat Media Pembelajaran, 11th  Memperbaharui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran,  dan 12 th  Perbaikan Prosedur

A. Latar Belakang dan Tujuan Penelitian

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
  15. 15
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun