Mohon tunggu...
Ananda Nova Durriyah Filzah
Ananda Nova Durriyah Filzah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa 2021

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Keluar dari Zona Insecurity

30 September 2021   23:06 Diperbarui: 30 September 2021   23:14 142
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

oleh Ananda Nova Durriyah Filzah

Apakah kalian pernah merasa mudah minder atau pernakah kalian membandingkan kemampuan atau penampilan kalian dengan orang lain?. Jika kalian pernah mengalami hal tersebut maka kemungkinan kalian sedang mengalami insecurity. 

Insecure atau insecurity merupakan kondisi mental seseorang yang merasakan perasaan yang tidak nyaman dari seseorang yang menyebabkan rasa tidak aman, hal ini dapat berlaku dalam segala hal. 

Janis dan Mann  beranggapan bahwa seseorang yang pernah mengalami masalah biasanya seseorang tersebut akan mencoba untu membuat pertahanan diri dengan penolakan, menghindar dan beberapa metode lainnya untuk menghindari terjadinya perasaan stres.(Fitri,S & Masturah, A.2019). 

Kondisi ini  menyebabkan seseorang merasa cemas dan takut secara berlebihan bahkan cenderung bertindak secara hati-hati dan berfikir bahwa seseorang tersebut tidak layak, tidak bahagia dan tidak berharga.

Menurut kalian apasih penyebab insecure itu?. 

Kenapa insecure bisa ada pada diri individu?. Atau mengapa insecure bisa terjadi?. insecure bisa terjadi karena faktor emosional atau pengalaman buruk yang melekat  pada masa kanak-kanak, memandang negatif terhadap diri sendiri, pernah mengalami kegagalan dan penolakan, memiliki kondisi ansietas sosial, dan memiliki prinsip selalu melakukan hal dengan sempurnah atau disebut sikap prefeksionis. penjelasan lebih jelasnya sebagai berikut.

  • Mengalami kegagalan atau penolakan dalam hidup.
  • Sebuah penelitian menunjukan bahwa seseorang yang pernah mengalami penolakan dan kegagalan dalam meraih apa yang di inginkan nya dapat membuat orang tersebut memandang dirinya dan orang lain dari sudut pandang yang negatif. Insecure  paling sering dialami oleh orang yang memiliki daddy issues dan abandoned issue.
  • Mendapatkan penilaian dan pandangan kurang baik dari orang lain.
  • Biasanya seseorang yang pernah mengalami perasaan tidak aman karena timbul dari penilaian orang lain tentang dirinya yang dianggap kurang atau buruk dalam bersosialisasi. Hal tersebut dapat mengakibatkan penderita insecure cenderung membatasi dirinya atau menghidari kegiatan yang bersifat sosial.
  • Membuat segala sesuatu menjadi sempurnah
  • Perfeksionis merupakan salah satu sifat manusia yang menginginkan segala sesuatu yang disekitarnya berjalan sesuai yang di rencanakannya atau berjalan sempurnah. Sifat ini menimbulkan rasa insecure seseorang karena harapan yang mereka inginkan tidak sesuai. Hal ini dapat mengakibatkan penderita insecure merasa kecewa dan terus menyalahkan dirinya.

Kenali diri yuk tandanya kamu mengalami insecure. Apakah kalian masih bingung untuk mengenali tanda bahwa kalian mengalami insecure ?. Jika kalian masih bingung kalian coba simak tanda-tanda orang yang mengalami isecure dibawah ini:

  • Merasa redah diri atau kurang percaya diri.
  • Perasan ini paling sering terjadi pada penderita dikarenakan penderita kurang mengenali dirinya sendiri dan kurang mencitai diri.
  • Mengalami kecemasan dan ketakutan secara berlebihan.
  • Orang yang mengalami insecure sering kali terlalu berfikir secara berlebihan tentang apa yang dia lakukan atau tentang hal kecil yang seharusnya tidak perlu di pikirkan dan di takuti. takut merupakan sebuah perasaan emosional seseorang yang kuat dan tidak nyaman, yang disebkan oleh rasa antisipasi lingkungan terhadap suatu bahaya.(Mu’awwanah,U.2017)
  • Merasa nyaman pada zona yang telah di buat.
  • Orang yang mengalami insecure lebih menyukai zona yang telah ia buat sendiri dari pada harus keluar bersosialisasi. Hal ini dikarenakan adanya rasa cemas dan ketakutan secara berlebih tentang pandangan orang lain tentang dirinya.
  • Sering membandingkan dirinya dengan orang lain.
  • Hal ini di sebabkan oleh pandangan mereka terhadap orang lain yang selalu hidup lebih baik dari penderita dan beranggapan bahwa kehidupan mereka lebih buruk dari orang lain.
  • Mecoba membuat orang lain merasa insecure.
  • Hal ini sering kali terjadi bagi penderita agar lawam bicaranya mengalami rasa insecure. Umumnya hal itu dilakukan penderita untuk membuat dirinya lebih hebat dari orang lain.
  • Memamerkan dirinya dengan maksud lain.
  • Seorang yang mengalami insecure biasanya memamerkan apa yang ia lakukan atau yang ia peroleh dengan merendahkan dirinya sendiri atau dengan cara mengeluh (humblebrag). Misalnya ia mengeluh merasa lelah karena pulang dari liburan keluar negri.
  • Menceritakan pencapaian yang pernah di peroleh setiap saat.
  • Seorang yang mengalami insecure  juga akan memiliki rasa inferior atau rendah diri. Perasaan itulah yang mendorong mereka untuk selalu menceritakan pencapaian mereka agar orang lain mengetahui bahwa kehidupan mereka berjalan dengan sempurnah.
  • Menyalahkan diri sendiri bila sesuatu tidak berjalan sempurnah.
  • Penderita akan merasa sangat kecewa apabila apa yang ia susun atau yang ia rencanakan tidak berjalan dengan sempurnah. Hal ini akan membuat penderita menyalahkan dirinya sendiri karena kegagalan yang ia peroleh.
  • Memiliki rasa kepercaayaan yang tipis dengan orang lain
  • Orang yang menderita insecure cenderung mudah curiga dan sulit untuk percaya dengan orang lain. Akibatnya mereka akan sulit untuk bersosialisasi dan sulit untuk memiliki hubungan baik dengan orang lain.
  • Suka mengatur orang lain.
  • Persaan itu akan menimbulkan sikap bossy yang menunjukan bahwa apa yang orang lain kerjakan tidak akan berjalan dengan baik tanpa dirinya. Hal itu juga yang akan menyebabkan kerja sama tim yang tidak sehat.
  • People pleasure.
  • Atau sering juga di sebut dengan ketakutan mereka terhadap penilaian orang lain. Hal ini dapat membuat penderita melakukan tindakannya dengan hati-hati agar tidak menimbulkan perhatian berlebih dari orang sekitar.
  • Posesif.
  • Orang yang mengalami insecure cenderung takut untuk di tinggalkan. Hal tersebutlah yang mendorong mereka untuk bersikap posesif  kepada orang terdekatnya.

Apakah kalian tahu hukum sebab dan akibat?. Begitu pula dengan insecure yang juga memiliki sebab dan akibat nya. Rasa insecure memiliki dampak di antaranya : gangguan kesehatan mental, mengalami traumatik, body dysmorphic disode, kepercayaan diri yang menurun, depresi, ganggua makan, gangguan kecemasan, paranoid, gangguan kepribadian narsistik, serta gangguan kepribadian ambang batas.

Bagaimana sih cara kita untuk mengatasi rasa insecure dalam diri sendiri?. Apakah kita dapat  melakukannya sendiri atau harus dengan dukungan orang lain?. Karena membiarkan rasa insecure dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan mental. Nah untuk itu mari kita simak sebagai berikut ini,

  • menepis pikiran negatif tentang diri kita dan pikiran negatif dari padangan orang lain tentang kita.
  • membangun rasa percaya diri.
  • menerima hasil apapun dengan baik walaupun tidak sesuai dengan apa yang telah diharapkan.
  • mengubah kegagalan menjadi motivasi diri.
  • membangun kepercayaan terhadap orang lain.
  • meluangkan waktu bersama orang terdekat untuk meminta masukan atau sekedar menjalin hubungan baik.
  • membangun lingkungan suasana yang baik.
  • membuat lingkar pertemanan yang lebih luas.
  • tidak menghakimi diri sendiri bila mengalami kegagalan.
  • membangun rasa bangga terhadap diri sendiri dan melakukan hal yang disukai.

Nah setelah membaca pengertian, penyebab, tanda-tanda, dampak dan cara mengatasi insecure apakah kalian sudah dapat memahami sifat insecure?. Walaupun begitu alangkah baiknya jika kalian ingin mengetahui kalau kita mengalami rasa insecur lebih baik kalian langsung menanyakannya pada ahlinya atau pergi ke psikolog. Mereka dapat menentukan dari mana rasa insecure itu datang dan memastikan kondisi anda serta memberikan metode yang tepat untuk mengatasi rasa insecure. Karena terkadang kita tidak bisa mengetahui sendiri bahwa kita mengalami rasa insecure  atau tidak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun