Lihat ke Halaman Asli

Taufik Uieks

TERVERIFIKASI

Dosen , penulis buku travelling dan suka jalan-jalan kemana saja,

Sinigang Na Isda, Kuliner Filipina yang Bikin Lidah Menari-nari

Diperbarui: 25 Januari 2023   08:01

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sinigang Na Isda: Panlasangpinoy

Filipina merupakan negeri tetangga yang paras penduduknya sering tertukar dengan Indonesia sehingga kalau orang Indonesia jalan-jalan ke mancanegara sering disangka orang Filipina.  Sejauh mana kita mengenal Filipina?  Paling sering kita mengenalnya sebagai negeri Imelda Marcos atau bahasa Tagalog yang banyak memiliki kosa kata yang mirip dengan Bahasa Indonesia.

Sementara itu, kalau ditanya tentang makanan Filipina, kebanyakan dari kita kurang mengenal makanan Filipina. Sebagian mungkin pernah mengetahui Jolibee, sebuah gerai waralaba yang berasal dari sana.  Nah sekarang kita akan sedikit berkenalan dengan kuliner khas dari negeri yang terkenal dengan Jeepney itu.

Pertama kali saya ke Filipina jenis makanan yang saya kenal adalah Adobo. Yaitu sejenis makanan yang diawetkan atau diasinkan baik menggunakan cuka, kecap asin, bawang Bombay atau berbagai jenis daun-daunan.   Kata adobo sendiri merupakan kata kerja yang berasal dari bahasa Spanyol yang bermakan mengasinkan atau mengawetkan makanan yang merupakan padanan bahasa Inggris to marinate.   

Yang popular di Filipina sendiri adalah Adobong Baboy atau Babi Adobo atau juga Adobong Manok yaitu Ayam Adobo.  Nah tentu saja Adobong Baboy merupakan makanan yang tidak halal dan kalau kita ke Filipina, terutama bagi yang muslim memang harus sangat berhati-hati memilih makanan.

Selain Adobo ada lagi satu jenis makanan yang popular di Filipina yaitu Lechon atau Babi panggang guling.  Untuk yang ini tentu saja sudah pasti tidak halal. Lechon ternyata sangat popular seperti populernya babi panggang di Bali.

Namun kali ini saya akan membahas satu lagi jenis kuliner yang juga tidak kalah popular di Filipina yaitu Sinigang. Nah makanan itu baru saya saya coba rasanya ketika berkunjung ke rumah menantu yang baru saja kembali dari Filipina.  Yuk kita simak apa itu sinigang dan bagaimana rasanya.  Kebetulan sinigang ini baru dimasak dengan menggunakan resep yang ada di sebuah buku masakan berjudul : The New Filipino Kitchen.

Buku Resep : Dokpri

Sinigang ternyata merupakan sup yang penampilannya sekilas mirip dengan Sayur Asem.  Nah Sayur Asem sendiri merupakan masakan yang sangat popular di Indonesia dan juga makanan yang sangat saya suka.  

Kebetulan saya disuguhi Sinigang yang baru saja dimasak dengan menggunakan bumbu yang ada dalam kemasan.  Sinigang merupakan sup yang bisa dilengkapi dengan berbagai jenis daging sesuai selera kita. Kebetulan saya mencoba sindigang dengan ikan atau dalam bahasa Tagalog disebut Sinigan na Isda.   Wah rasanya sangat segar dan membuat lidah menari-nari serta sekaligus menghilangkan rasa kantuk dan cocok untuk disantap ketika makan malam.

Walau penampilan sinigang lebih mirip dengan Sayur Asem, namun rasanya ternyata lebih mirip dengan sup Tom Yam dari Thailand.  Tentu saja tergantung dengan tingkat rasa pedas. Secara umum sup Tom Yam jauh lebih pedas dari Sinigang walau bisa saja yang memasak memberikan lebih banyak cabai tergantung selera.  

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline