Lihat ke Halaman Asli

Rully Moenandir

TV and Movie Worker

NET. di Ujung Tanduk? Simak Ini Dulu

Diperbarui: 9 Agustus 2019   21:42

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

netmedia.co.id

Jujur saja, tidak terlalu kaget ketika membaca broadcast dan ramai beberapa grup Media yang saya ikuti ketika mulai membahas sebuah artikel yang mengatakan bahwa sebentar lagi akan terjadi PHK besar-besaran di sebuah stasiun televisi yang dikenal sebagai NET TV.

Stasiun televisi yang "lahir" tidak jauh berbeda dengan "pergantian kulit" TV yang saat itu saya masih bekerja di dalamnya, dengan status sama, yakni TV Berjaringan...bukan TV Nasional, karena memang kran TV Nasional saat itu sudah "dikunci" mengingat terlalu TV Nasional dan TV Daerah yang tumbuh pesat, sedangkan "kue" iklan yang tersedia dalam posisi stagnan.

Launching NET. (mereka tidak menyebut kata TV didalamnya), membuat heboh jagat pertelevisian tanah air, terlebih TV tempat saya bekerja saat itu.

Ketika pola penyiaran, baik news maupun entertainment sepertinya "seragam" dan bernada "sama", NET. menghadirkannya dalam bentuk yang benar-benar FRESH dan OUT OF THE BOX untuk pola industri pertelevisian tanah air.

Mengusung tagline "televisi masa kini" dan digawangi mantan punggawa TRANS TV yakni Wishutama atau yang akrab dipanggil Mas Tama ini, sepertinya siap "menghajar" seluruh TV pendahulunya dengan sajian News, Entertainment, Talkshow, Opera, yang betul-betul berbau dan style "luar negeri" dan "milenial".

Sebut saja program-program andalannya seperti Indonesia Morning Show, Ini Talkshow, Breakout, WIB, WIT, OK-JEK, NET. 10. NET. 12, Tetangga Masa Gitu, Sarah Sechan, dan lain sebagainya yang kesemuanya sangat-sangat enak dinikmati, belum lagi sajian kualitas gambar di layar yang jernih jika dibanding stasiun TV lainnya.

Bahkan tidak hanya itu, konten tayangan mereka yang disajikan via Youtube Channelnya-pun punya viewers yang fantastis. Virus "tayangan masa kini" yang sebelumnya hanya bisa dinikmati di beberapa kota di Indonesia ini, cepat menyebar sehingga kota-kota yang tidak mendapatkan siaran FTA (Free Toa Air) NET. mengejarnya lewat situs berbagi video terkenal tadi.

Tidak ayal, ketika saya pribadi "mengorek" info soal pemasukan yang didapat lewat AdSense Google angka yang diperoleh cukup fantastis...cukup bisa untuk membayar gaji level GM di perusahaan yang bernama resmi PT. Net Mediatama Indonesia, yang sebelumnya mengambil alih hak dan frekwensi siar dari PT. Televisi Anak Spacetoon (Spacetoon Indonesia), televisi yang full menyiarkan konten anak di Indonesia, terlebih tayangan serial kartun anak.

====

Setahun berjalan, NET. tidak berhenti membuat gebrakan saat tayangan launchingnya saja. Tayangan ulang tahun yang diberi judul NET. 1.0, NET 2.0, NET 3.0, dan seterusnya juga membuat decakan kagum pemirsa setia dan televisi lain sebagai "rival". Sebuah stasiun TV berjaringan mampu menghadirkan suguhan spektakuler layaknya televsisi Nasional.

Bahkan lebih hebat lagi karena selalu menghadirkan Artis-artis ternama Internasional bukan lagi Nasional layaknya TV Nasional kebanyakan saat membuat tayangan ulang tahunnya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline