Lihat ke Halaman Asli

Nugroho Endepe

Edukasi literasi tanpa henti. Semoga Allah meridhoi. Bacalah. Tulislah.

Stiamak Telusuri Jejak sejarah Sunan Drajat di Paciran Lamongan yang masih eksis

Diperbarui: 18 Juli 2021   21:27

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kompleks makam Sunan Drajat (dokpri) 

Saya masih terus penasaran dengan jejak sejarah Walisongo yang menarik untuk ditelusuri legacynya. Dari sisi agama baiklah itu apa yang dinamakan barangkali Islamisasi budaya Jawa. 

Dari sisi lain barangkali malahan dapat dikatakan sebagai Jawanisasi Islam.

Seperti yang barusan saya kunjungi sore ini menggunakan jeda waktu mumpung sedang berada di kawasan Gresik sehingga tidak perlu menerobos penyekatan. (18 Juli 2021).

Stiamak Barunawati Surabaya merasa berkepentingan menjenguk legacy peradaban ini karena 3 alasan utama; 

(1) Tempat para Sunan ini adalah hinterland atau zona belakang Sekolah di mana sebagian student berasal dari wilayah ini sehingga perlu saling sapa dengan masyarakat setempat.

(2) Sunan Drajat adalah salah satu back up ekspert sosial masyarakat yang mendukung Kerajaan Demak yang punya sejarah perlawanan terhadap kolonial dengan latar belakang armada maritimnya.

(3) Siltaurahim dengan masyarakat sekitar Surabaya meskipun dengan menelusuri rekam jejak masa lampau sehingga cerita lisan akan dapat ditindaklanjuti secara literasi, utamanya administrasi bisnis masa lampau dalam menggerakkan sosial ekonomi rakyat.

Sebagaimana diketahui, para Sunan adalah tokoh masyarakat yang juga pegiat literasi, pembina lahan pertanian perikanan, dan UMKM di jamannya. 

Dari ibu kota Gresik saya setel jarak Sunan Drajat kok hanya sekitar 30 menitan. Saya pacu kendaraan bersama kolega hingga tiba di masjid Sunan Drajat. Letaknya di Kota Lamongan. 

Blaikk... ternyata memang keliru. Google map membaca peta masjid Sunan Drajat dan bukan makan Sunan Drajat. AKhirnya kami balik kucing menelusuri map yang benar yakni  Tomb Sunan Drajat.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline