Mohon tunggu...
Amelia NurFauziah
Amelia NurFauziah Mohon Tunggu... Public Relations

hello, its me!

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Melipatgandakan Kinerja Public Relations di Era Revolusi Industri 4.0 bersama Perhumas Indonesia

25 Juni 2019   18:36 Diperbarui: 25 Juni 2019   18:41 0 1 1 Mohon Tunggu...
Melipatgandakan Kinerja Public Relations di Era Revolusi Industri 4.0 bersama Perhumas Indonesia
Kegiatan Seminar

BEKASI, 25 Juni 2019---Salah satu organisasi resmi DEPDAGRI (Departemen Dalam Negeri) yaitu PERHUMAS, mendatangi President University pada hari Selasa, 25 Juni 2019 demi menjalin kerja sama khususnya dengan PUMA Communication yang dinaungi oleh Prodi Ilmu Komunikasi untuk menyelenggarakan seminar  bertemakan  "Peran PR dan Media Bertahan di Era  Revolusi Industry 4.0".

Dengan diadakannya seminar ini, kedua belah pihak mengharapkan dapat memberikan pengetahuan seputar ranah PR yang dapat dimengerti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi.

Seminar yang bertempatan di Gedung B Ruang 106 ini, dimulai pada pukul 9 pagi dan dihadiri oleh sekitar 40 mahasiswa dari Prodi Ilmu Komunikasi President University  degan berjudulkan "PERHUMAS Roadshow to Campus" dan mendatangkan dua pembicara profesional yaitu Moch. N. Kurniawan, Specialist Media Relations INPEX Masela, dan Henny Puspitasari, Publicity Manager Metro TV.

PERHUMAS adalah singkatan dari Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia yang merupakan organisasi nasional untuk para praktisi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi di Indonesia. Sebagai anggota Bidang Pelatihan dan Keanggotaan BPP PERHUMAS, Moch. N. Kurniawan memaparkan bahwa di Era Revolusi Industri 4.0 sekarang ini, ranah kerja seorang PR menjadi berlipat ganda dari sebelumnya dengan berbagai tugas tambahan seperti social media building and controlling, menghadapi para wartawan, event management, serta menangani munculnya hoax yang tersebar di media sosial. Sejatinya seorang PR akan tetap membawa reputasi perusahaan pada dirinya tidak hanya saat di Kantor melainkan dimana pun dan kapan pun Ia berada.

"Setidaknya selama sebulan atau lebih itu, perusahaan harus memanggil wartawan. Untuk update progres, untuk share biar di publish di media" jelas Moch. N. Kurniawan.

Pembicara Seminar
Pembicara Seminar

Pengetahuan seputar skills yang harus dimiliki oleh seorang PR praktisi pun diulas dengan jelas pada seminar ini,  bahwa tidak hanya kemampuan berkomunikasi yang diperlukan melainkan juga writing skill, social life, design skill, serta pengetahuan umum yang luas. Henny Puspitasari, Wakil Ketua Biang Hubungan Antar Lembaga, menjelaskan bahwa knowledge yang dipadukan dengan karakter kuat dan kharisma merupakan hal terpenting yang harus dimiliki oleh seorang Public Relations. Era Revolusi Industri 4.0 ini menuntut PR untuk terus memantau apa yang terjadi pada sekitar khususnya dalam social media dan mengamati apa yang diinginkan oleh massa perihal tampilan social medianya.

"Media itu independent, tetapi bukan netral. Harus independent tapi tetap punya pilihan siapa yang akan didukungnya, biasanya itu ditentukan dari kebijakan redaksi masing-masing. Independent itu memang harus, tapi netral engga" jelas Henny Puspitasari.

Dengan diadakannya acara ini, semoga dapat tersalurkan ilmu-ilmu yang sudah dijelaskan sehingga dapat menghasilkan calon-calon Public Relations yang kompeten.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x