Mohon tunggu...
Ambae.exe
Ambae.exe Mohon Tunggu... .

Computer Application, Maintenance and Supplies

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

300 Pelajar Berebut Posisi pada Seleksi Paskibraka Bantaeng 2019

26 Maret 2019   11:02 Diperbarui: 26 Maret 2019   11:07 0 0 0 Mohon Tunggu...
300 Pelajar Berebut Posisi pada Seleksi Paskibraka Bantaeng 2019
300 pelajar Bantaeng diseleksi menjadi Paskibraka (26/03/2019).

Bantaeng. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas tanggal 17 Agustus 2019 mendatang mulai dipersiapkan di Kabupaten Bantaeng. Diawali dengan seleksi yang diadakan Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) selama 3 hari berturut-turut (26-28 Maret 2019).

Seleksi akan berlangsung di 2 tempat. Hari pertama, Selasa (26/03/19) bersamaan Pembukaan Seleksi di Halaman Kantor Dispora Kabupaten Bantaeng di Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng. Berlanjut untuk hari kedua dan ketiga dipusatkan di Lapangan Tenis Pelti Bantaeng di Jalan Raya Lanto, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.

300 peserta dari kalangan pelajar tingkat SMA, SMK dan sederajat se-Kabupaten Bantaeng akan terus mengerucut selama proses seleksi, hasilnya akan muncul 77 orang. Untuk itu Kadispora Kabupaten Bantaeng, Syahrul Bayan menghimbau peserta untuk senantiasa menjaga kesehatan, kebersamaan dan kekompakan.

"Dari 300 peserta akan lulus 77 orang. Kita juga menargetkan minimal 4 orang bisa ke provinsi seperti tahun lalu, 2 laki-laki dan 2 perempuan", jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin yang membuka kegiatan itu berharap mereka yang tidak lulus untuk tetap semangat karena Paskibraka bukanlah satu-satunya media kompetensi dan ajang untuk mengembangkan potensi diri khususnya bagi pelajar.

"Atas nama Pemkab berharap anak-anakku sekalian ada yang mewakili di tingkat nasional. Tapi ukuran sesungguhnya di daerah, lolos di daerah saja sudah sangat luar biasa", ujar dia.

Paskibraka ini merupakan perwakilan pelajar pilihan yang telah diseleksi di tingkat sekolah untuk menjadi Paskibraka di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

Lanjut diterangkan Wabup bahwa pelajar yang sudah mengikuti seleksi Paskibraka, meski pada akhirnya tidak lulus selayaknya menjadi teladan bagi temannya di sekolah. Menghindari perilaku hidup buruk, tidak mendekati apalagi mengkonsusmi narkoba serta selalu menjadi bahan perbincangan yang baik dan positif oleh orang lain. (AMBAE)


salam #AMBAE