Mohon tunggu...
Ambae.exe
Ambae.exe Mohon Tunggu... .

Computer Application, Maintenance and Supplies

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Bupati Bantaeng Pantau Evakuasi Tiga Korban Meninggal di Dasar Sumur

26 Oktober 2018   22:22 Diperbarui: 27 Oktober 2018   00:29 310 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bupati Bantaeng Pantau Evakuasi Tiga Korban Meninggal di Dasar Sumur
Bupati Bantaeng (topi hitam dan kenakan masker) briefing dengan Kapolres Bantaeng untuk proses evakuasi (26/10/2018).

Bantaeng, Jum'at (26/10). Warga Desa Pattalassang, Kecamatan Tompobulu dikagetkan meninggalnya 3 orang warga setempat, Jum'at, 26 Oktober 2018. Ketiganya merupakan satu keluarga yang sama, masing-masing sang Ayah, H Nurdin (50) serta kedua anaknya, Sabir (30) dan Dudding (27).

Ketiga korban kemudian dievakuasi Tim Basarnas bekerja sama dengan Polres Bantaeng dan sejumlah warga masyarakat. Tentu saja setelah dilakukan koordinasi oleh Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin selaku pimpinan tertinggi daerah ini.

Dengan gerak cepat atas tanggap bencana, tim menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi sekitar pukul 17:30 Wita. Termasuk Bupati Bantaeng bersama Kapolres Bantaeng, Adip Rojikan dan Kadis Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ichsan hadir di TKP (Tempat Kejadian Perkara) guna memastikan jenazah yang ada di dalam sumur segera diangkat ke atas untuk dilakukan proses selanjutnya.

"Saya turut berduka dengan bencana ini", tutur Ilham Azikin.

Kronologis meninggalnya ketiga korban bermula saat Sabir dan Dudding turun ke dalam sumur yang relatif dalam. Kemudian sang Bapak mengulurkan pompa kepada kedua anaknya itu melalui tali ke dalam sumur tersebut.

Pompa pun diaktifkan di dasar sumur. Perihal asap mengepul dari pompa membuat Sabir dan Dudding kehabisan oksigen dan pingsan.

Melihat hal itu, H Nurdin segera ke dalam sumur. Maksud hati ingin mematikan pompa agar tidak bertambah asap. Namun naas baginya yang menyusul pingsan. Pada akhirnya ketiganya meradang nyawa, disinyalir akibat terlalu banyak menghirup Karbondioksida (CO2) dan tanpa Oksigen yang cukup lagi untuk menunjang kelangsungsan hidupnya.

Seorang saksi mata, Daeng Latang menjelaskan, "Setelah Sabir dan Dudding pingsan, H Nurdin ikut turun untuk mematikan mesin. Tapi ikut pingsan juga di dalam sumur", jelasnya. (AMBAE)

salam #AMBAE

VIDEO PILIHAN