Ambae.exe
Ambae.exe wiraswasta

Computer Application, Maintenance and Supplies

Selanjutnya

Tutup

Fesyen

Dikbud dan PKK Latih Rias Pengantin Ibu-ibu di Bantaeng

1 Juni 2018   22:05 Diperbarui: 1 Juni 2018   22:02 600 0 0
Dikbud dan PKK Latih Rias Pengantin Ibu-ibu di Bantaeng
Seorang model didandani pada pelatihan kecantikan di Gedung PGRI Bantaeng (31/05/18).

Bantaeng, Jum'at (01/06/2018). Bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bantaeng mengupayakan transfer ilmu bagi warganya, salah satunya dengan pelatihan atau kursus kecantikan dan merias pengantin. Kegiatan yang diprakarsai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng ini melibatkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantaeng.

Berlangsung sehari penuh, sejak Kamis pagi (31/05/2018) hingga sore jelang saat berbuka puasa di Gedung PGRI Kabupaten Bantaeng, kursus diikuti sekitar 50 orang yang didominasi kalangan Ibu-ibu. Sebagian diantaranya terbilang baru dengan semangat belajar ingin mengetahui teknik kecantikan. Sebagian lagi merupakan Ibu-ibu yang telah memiliki keterampilan dasar dalam merias wajah.

Guna membantu proses pelatihan, Dikbud menggandeng Oriflame, salah satu brand kosmetik ternama di Indonesia. Menghadirkan Direktur Consultant Kantor Cabang Makassar, Surya Aini selaku narasumber. Selain itu produk kosmetik yang digunakan saat tutorial juga dari Oriflame.

Surya Aini memaparkan bagaimana menggunakan produk kosmetik atau make-up secara minimalis. Memanfaatkan keterampilan yang dimiliki untuk mengembangkan binsis seperti salon panggil. Dikisahkan jika seorang rekannya mendirikan salon panggil berawal dari hobinya merias wajah. Berangsur-angsur kerap merias wajah teman lainnya untuk kebutuhan pesta. Akhirnya jadi bisnis pribadi dengan omzet menggiurkan.

Sesi kedua, peserta diajak mempraktekkan cara merias wajah pada model pilihannya yang juga peserta. "Kita gunakan produk kami untuk tutorial yang kita terapkan untuk beragam jenis kulit seperti berminyak dan kering. Tapi apalah artinya teori jika tidak kita praktekkan." tegasnya.

Sementara itu disampaikan Ketua Pantitia, Ratna bahwa pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan peserta sebagai dasar untuk kemandirian. Berbekal kreatifitas dan menguasai teknik merias wajah dan cara memakai hijab yang baik.

Hal senada disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Hj Aisyah Yasin. "Pelatihan ini tepat sekali diadakan. Oriflame dengan cara merias wajah dan Salon Nurul dengan teknik berhijab. Sebentar lagi kita lebaran, biasanya kita diperhadapkan bagaimana merias wajah dan hari ini dihadirkan. Jadi ini sangat penting, kalau tidak kita kuasai keduanya mungkin akan terjadi ketimpangan." ulasnya. (AMBAE)

salam #AMBAE