Mohon tunggu...
Alya Nabilah Salmah
Alya Nabilah Salmah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Program Studi Ilmu Komunikasi

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Makan Cepat Vs Makan Lambat: Mana yang Harus Diterapkan?

12 April 2022   22:57 Diperbarui: 12 April 2022   23:23 131 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi: https://giphy.com

Makan merupakan kegiatan dan kebutuhan manusia yang utama. Dalam menjalankan kegiatan ini, ada beberapa orang yang mengunyah makanannya dengan cepat supaya cepat selesai dan bisa lanjut melakukan aktivitas lain, tetapi ada juga yang mengunyah makanannya dengan lambat supaya tidak kehilangan esensi kenikmatan makanannya. Lalu, di antara dua tipe tersebut mana yang lebih baik untuk dilakukan?

Makan cepat

Ada sebagian orang yang memiliki habit makan dengan cepat atau orang yang selalu dikejar waktu sehingga mengharuskan untuk makan dengan terburu. Sejatinya, kebiasaan tersebut harus segera diperbaiki karena akan berdampak pada kesehatan tubuh.

1. Telat mendapat sinyal rasa kenyang

Otak membutuhkan sedikitnya 20 menit untuk menangkap sinyal rasa kenyang saat manusia sedang makan. Jika kamu makan dengan cepat dan terburu, kamu belum tentu menangkap sinyal tersebut yang seharusnya bertugas untuk mengendalikan rasa kapan harus berhenti makan. Alhasil, kamu merasa masih mampu dan memiliki kemauan untuk menambah porsi. Padahal tubuh kamu belum tentu menginginkan dan membutuhkannya.

2. Menghambat proses pencernaan

Jika kecepatan makamu terbilang cepat, otomatis makanan yang kamu kunyah tidak terlumat secara maksimal. Makanan yang tidak halus terebut nantinya bisa mengganggu proses pencernaan dalam tubuh, bahkan kelamaan kamu juga bisa mengalami masalah pada asam lambung.

3. Menyebabkan perut kembung dan bergas

Terlalu cepat makan juga bisa menyebabkan perut kembung dan bergas. Hal itu dikarenakan kamu terlalu cepat dan sering membuka mulut yang membuatmu menghirup banyak udara di setiap suapannya.

4. Berpotensi kelebihan berat badan dan risiko obesitas

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan