Mohon tunggu...
Alfi Rahmawati
Alfi Rahmawati Mohon Tunggu... Seorang Mahasiswi

Lakukanlah hal yang kau pikir tidak dapat kau lakukan..

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Penggunaan Statistika di Tengah Lonjakan Virus Corona

10 April 2020   16:19 Diperbarui: 10 April 2020   16:45 1575 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Penggunaan Statistika di Tengah Lonjakan Virus Corona
Dok. pribadi

Dengan semakin meningkatnya angka Pasien virus corona di dunia, WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi. Untuk mengedukasi masyarakat mengenai kenaikan angka pasien corona virus kita dapat mengambil pelajaran yang tersisip didalamnya.

Sistem pengumpulan data yang digunakan untuk menghitung orang yang terkena corona virus atau COVID-19 adalah salah satu pengaplikasian matematika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan materi statistika, orang yang terinfeksi virus corona dapat terdata dan terhitung dengan akurat. Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana cara mengumpulkan (collecting), menyajikan (organizing), menganalisis (analyzing), menginterpretasi (interpreting), menyimpulkan (concluding), dan mengambil keputusan atas fakta-fakta numerik yang disebut data.

Cara yang digunakan untuk mengumpulkan data pasien corona virus adalah dengan melihat awal kasus virus corona menyebar. Kemudian siapa saja orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau dalam kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan).

Sehingga terbentuk beberapa kategori yang membuat data lebih mudah dibaca.

Data dapat dilihat pada web resmi covid19.go.id. Berdasarkan laporan data yang tercatat dalam covid19.go.id, pada Rabu (8/4/2020) secara kumulatif mencapai 2956 orang. Kemudian terjadi penambahan 337 kasus baru dari hari sebelumnya. Terkonfirmasi kasus corona virus di Indonesia menjadi 3.293 orang dengan 252 pasien dinyatakan sembuh dan 280 orang meninggal dunia, Kamis (9/4/2020).

Dengan demikian, kita dapat menganalisis bahwa pasien Covid-19 pada hari Rabu ke Kamis mengalami kenaikan yaitu dengan cara, 337 kasus baru dibagi dengan jumlah kasus kemarin yaitu 2956 diperoleh 0,1136. Kemudian hasil tersebut dikalikan 100% untuk dikonversi menjadi persentase, sehingga diperoleh 11,36%.

Berikut ini cuplikan video untuk perhitungannya lebih lengkapnya:


Berdasarkan video pembelajaran diatas maka terdapat kenaikan pasien virus corona secara kumulatif 8,80% selama 1 Minggu awal di bulan April ini. Berikut Diagram kenaikan pasien virus corona.

Dok. pribadi
Dok. pribadi

Sehingga dengan angka kenaikan yang lebih tinggi dari hari kemarin, menandakan Indonesia masih darurat akan corona. Jadi untuk teman-teman sekalian harus tetap waspada, jagalah kebersihan, dan tetap dirumah sampai pandemi virus corona selesai.

VIDEO PILIHAN