Mohon tunggu...
Subhan Alba Bisyri
Subhan Alba Bisyri Mohon Tunggu... Konsultan - DOSEN

FISIP

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Kemenangan Nasdem atau Anies?

7 Oktober 2022   04:59 Diperbarui: 7 Oktober 2022   05:09 257
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Kemenangan Nasdem atau Anis.

Oleh : Subhan Alba Bisyri.

Jakarta,Rabu,05 Oktober 2022

Belum ada partai satupun yang berani mencalonkan Presiden, tapi Nasdem berani menjadi yang pertama. "Anis Baswedan" nama Calon Presiden nya untuk Pemilu Presiden 2024. Anis , resmi diusung Nasdem, walaupun partai besutan Surya Paloh itu harus koalisi dengan yang lain tapi yang penting Anis, sebelum lengser dari Gubernur DKI, sudah ada partai yang mengusungnya untuk pemilu serentak 2024.

Nasdem akan punya efek ekor jas dari calon presiden yang diusungnya. Golkar selama orde baru menjadi pemenang pemilu karena punya Suharto sebagai Calon Presiden. Demokrat menjadi pemenang pemilu karena punya SBY sebagai calon presiden pada saat pemilu 2004 - 2009, PDIP menjadi pemenang pemilu 2014 - 2019 karena punya Jokowi sebagai calon presidennya.

Memiliki calon presiden yang tepat akan mendongkrak suara partainya otomatis juga akan melejitkan jumlah kursi di DPRnya. Itulah caranya membesarkan partai. Akankah Nasdem menjadi pemenang pemilu 2024? , Ataukah menang tipis tipis saja? Tentu tergantung Nasdem bagaimana memainkannya.

Kalau ingin partainya menjadi pemenang pemilu, atau suara dan kursinya nambah banyak, maka harus menjadi pionir untuk mengusung calon presiden yang elektabilitasnya minimal 3 besar. Dan hampir semua lembaga survey selama 3 tahun terahir ini, mengatakan selain Prabowo dan Ganjar Pranowo, Anis Baswedan, selalu ada pada 3 besar calon presiden 2024. 

Tepatkah Nasdem memilih Anis Baswedan sebagai Capres? Bukan cawapres? Dan kenapa bukan Ganjar atau Prabowo?

Kenapa Bukan Ganjar ?

Ganjar Pranowo, masih milik PDIP, karena dia kader PDIP, jadi Anggota DPR-RI dari PDIP, jadi Gubernur Jateng dua periode juga di usung PDIP. Bagi Nasdem itu terlalu beresiko secara politis. Etika politik nya kurang baik bagi Nasdem, dan bisa jadi ketika Ganjar mencalonkan presiden pengusung utamanya pasti bukan Nasdem tapi PDIP.

Atau kalaupun PDIP tidak mengusung Ganjar ,karena akan mengusung Puan Maharani dan Ganjar diusung Nasdem umpamanya? Maka ada kemungkinan bila Ganjar terpilih menjadi Presiden pemilu 2024, PDIP kemungkinan besar akan kembali merapat ke Ganjar, dan Nasdem bisa bisa gigit jari lagi, karena tidak menjadi pemain utama. Itulah analisa simpel kenapa Nasdem memilih Anis sebagai capres.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun