Mohon tunggu...
Faisol
Faisol Mohon Tunggu... Wiraswasta - Lahir di Jember - Jawa Timur, Anak ke 2 dari enam bersaudara.

Instagram : akhmadf_21 Twitter : @akhmadf21

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Keterangan Putri Sambo Berubah-ubah dan Pengakuan Korban Pelecehan Seksual Masih Menjadi Misteri Terselubung

29 Agustus 2022   17:21 Diperbarui: 29 Agustus 2022   17:26 700
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ditetapkannya pasutri dalam rancangan pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir Joshua terus mengalami perkembangan dan perubahan, Sumber: harianterbit.com

 "Kepada Komnas HAM Putri Candrawati mengubah keterangannya soal terjadinya pelecehan seksual, yang semula terjadi dirumah Duren Tiga, Jakarta Selatan, yang terbaru pelecehan terjadi di Magelang, Lantas mana yang benar? Atau keduanya hanya cerita yang terus menjadi sebuah rekayasa untuk menutupi kejahatan?"

Tindak pidana pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Joshua Hutabarat alias Brigadir J, bukanlah kasus biasa, sebab terjadi di internal penegak hukum, yakni polisi tembak polisi.

Peristiwa di duren tiga Jakarta Selatan itu sudah lebih dari 40 hari lamanya, yang memiliki rentetan peristiwa panjang, mulai dari adanya kebohongan dan rekayasa terselubung, sampai kebohongan yang banyak merugikan para pihak pun terus menggelinding.

Putri Candrawati masih dengan kuatnya mempertahankan sikap, bahwa dirinya adalah korban tindak kekerasan dan pelecehan seksual yang di lakukan oleh Almarhum Brigadir J, yang memicu amarah dan geramnya sang suami Ferdi Sambo, hingga tega menghabisi nyawanya.

Ferdi Sambo dan sang istri sudah ditetapkan menjadi tersangka, sementara pihak Timsus Polri sudah menghentikan penyidikan soal ancaman dan tindak kekerasan pelecehan seksual, karena tidak ditemukannya bukti dan saksi atas apa yang terjadi.

Mengapa Putri Candrawati masih tetap bersikap bahwa dirinya adalah korban pelecehan seksual yang menyulut api amarah hingga menghabisi nyawa sang ajudan? Inilah tanda tanya yang terus menjadi bola liar yang terus menggelinding.

Lantas kuasa hukum Almarhum Brigadir Joshua, Kamaruddin Simanjuntak yang sudah melaporkan balik Putri Candrawati, atas adanya laporan palsu tentang kekerasan dan pelecehan tersebut, karena faktanya tidak ditemukan tindak pidana Kekerasan dan pelecehan, lantas apa yang masih menjadi rahasia terselubung yang kemudian membuat sang Putri Bungkam dan tetap bersikeras bahwa dirinya adalah korban pelecehan?

Kejanggalan demi kejanggalan, serta kebohongan demi kebohongan yang terus dipertontonkan, akan menjadikan pasutri tersebut semakin mendapatkan hukuman yang berat, karena faktanya tidak adanya tindak pidana Kekerasan dan pelecehan, sebagaimana diakui sang Putri Candrawati.

Hukuman sosial, sejak tragedi penembakan itu terjadi, dan suatu rekayasa kasus yang menyebabkan banyak menimbulkan spekulasi ditengah masyarakat, bahwasanya pasutri tersebut semakin tidak dipercaya, karena keterangan dengan fakta yang sebenarnya terjadi selalu tidaklah sama.

Dikutip dari laman kompas.com, Putri Candrawati yang semula dilecehkan dirumah duren tiga, kini ia mengaku ke Komnas HAM bahwa dirinya dilecehkan di Magelang, dan Putri mengaku untuk merubah keterangan tersebut karena disuruh oleh sang suami, Ferdi Sambo.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun