Mohon tunggu...
Faisol
Faisol Mohon Tunggu... Wiraswasta - Lahir di Jember - Jawa Timur, Anak ke 2 dari enam bersaudara.

Instagram : akhmadf_21 Twitter : @akhmadf21

Selanjutnya

Tutup

Nature Pilihan

Langkah Sederhana untuk Indonesia Hijau

31 Juli 2022   12:52 Diperbarui: 31 Juli 2022   12:55 365
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pohon kelapa hibrida yang hijau, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, Sumber : iresepi.net

Jika tidak sekarang kapan lagi hendak dimulai, maka menjadikan Indonesia Hijau memang harus dimulai dari diri sendiri. Apakah harus menunggu bantuan pemerintah, tentu saja tidak, sebab kemampuan pemerintah juga terbatas untuk mengurusi berbagai hal yang harus dilayani.

Ditengah ancaman krisis pangan global, Indonesia masih memiliki nilai tawar yang tinggi, sehingga presiden Joko Widodo diamanahi untuk menjadi tuan rumah pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean Presidensi G20 untuk membahas berbagai isu global.

Salah satunya adalah pada bidang energi, pangan, dan keseimbangan Iklim global untuk mengurangi tingkat emisi dengan melakukan investasi hijau di negeri tercinta ini.

Setidaknya tahun 2030, Indonesia hijau, Indonesia lestari, Indonesia Maju setidaknya terlihat kemajuan dan keseimbangan secara signifikan.

Dengan bertindak yang sederhana, yakni bercocok tanam pohon, khususnya pohon kelapa hibrida mampu memberikan efek positif dan meningkatkan penghijauan di seluruh pelosok negeri.

Kebun pohon kelapa, sumber: antaranews.com
Kebun pohon kelapa, sumber: antaranews.com

Disamping memiliki manfaat yang tinggi bagi kesehatan manusia, buah kelapa juga bisa dibuat olahan makanan yang cukup nikmat.

Indonesia Hijau di Tengah Krisis Pangan Global

Perang Rusia - Ukraina yang masih bersitegang, Pandemi covid 19 yang saat ini masuk pada gelombang ke 4, serta meningkatnya harga komoditi pangan akibat terjadinya cuaca ekstrem, sehingga menyebabkan banyak petani kita yang gagal panen, menjadi pukulan yang menyakitkan bagi perkembangan ekonomi kita.

Sebagai negara berkembang, tentunya Indonesia juga masih dalam posisi yang kurang beruntung, sebab hutang negara masih cukup tinggi, belum lagi bunganya, meski Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan "Indonesia masih dalam posisi yang aman".

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean yang di hadiri oleh 19 kepala negara beserta jajarannya, menjadikan Indonesia sebagai negara yang masih cukup diperhitungkan di kancah International.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun