Mohon tunggu...
Faisol
Faisol Mohon Tunggu... Wiraswasta - Lahir di Jember - Jawa Timur, Anak ke 2 dari enam bersaudara.

Instagram : akhmadf_21 Twitter : @akhmadf21

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Musim Kemarau yang Dingin, Jagalah Keseimbangan untuk Tetap Hidup Sehat

6 Juli 2021   07:17 Diperbarui: 9 Juli 2021   11:49 436
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi kedinginan. (via kompas.com)

"Indonesia secara umum ada dua musim yang saling bergantian setiap tahun, yakni musim penghujan dan musim kemarau, yang suhunya cukuplah kontras, dan perubahannya kerapkali membawa suhu yang berbeda bagi kesehatan tubuh, sehingga ketidakseimbangan tubuh menerima perubahan cuaca ini, akan menyebabkan orang mudah sakit".

Musim kemarau, adalah musim yang sangat dingin, terutama di daerah pulau Jawa, dimana perubahan cuaca menjadikan perubahan suhu yang berbeda, dan tentunya akan berdampak bagi kesehatan manusia.

Perubahan cuaca ini bahkan bisa lebih ekstrim, sehingga ketika terjadi perubahan, bisa menyebabkan orang sakit, karena tidak mampu menahan perubahan atmosfer bumi.

Di lansir dari kompas.com, "Saat siang, Bumi sifatnya menyerap (panas). Maka suhu Bumi lebih rendah daripada Matahari. Kemudian pada malam hari, suhu Bumi lebih tinggi dibanding Matahari sehingga panas akan dipancarkan atau dikembalikan lagi ke atmosfer,"

Kondisi dingin ini karena bumi sudah mulai kering dan dan suhunya lebih rendah dari matahari, dan pada malam hari, suhu yang panas di siang hari akan menguap dan terjadi perubahan, sehingga pada malam sampai pagi, kondisinya akan lebih dingin, akibatnya perubahan panas pada siang hari dan dingin pada malam hari.

Pada kondisi seperti ini, banyak orang yang mudah sakit, karena terjadi ketidak seimbangan tubuh, sehingga menyebabkan jatuh sakit, dengan berbagai varian penyakit yang menghampiri.

Baca juga : Menyemangati orang yang sedang sakit, salah satu obat mujarab

Untuk itulah pada musim kemarau yang panas di siang hari, dan dingin pada malam hari, keseimbangan untuk menjaga kesehatan sangatlah penting.

Ditambah lagi dengan situasi pandemi ini, yang kemudian sangat mudahnya orang yang sedang sakit, memunculkan spekulasi terpapar covid 19, sehingga keseimbangan dan kuatnya imun dalam tubuh, tentunya harus di jadikan prioritas untuk tetap beraktifitas, di bawah ini beberapa tips, semoga bermanfaat.

1. Melakukan aktivitas fisik 

Aktifitas fisik cukuplah bagus dan memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh kita.

Melakukan aktifitas fisik, terutama di pagi hari, dalam situasibyanh dingin, cukup efektif untuk mengusir rasa dingin yang ada.

Disamping itu pula dengan melakukan aktifitas fisik, untuk mengeluarkan energi dan membakar kalori, tentunya menjadi salah satu kekuatan tubuh, di kala perubahan musim terjadi seperti saat ini.

2. Tetap Dengan Protokol kesehatan 

Dengan adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), karena pandemi masih di khawatirkan bisa menyerang siapa saja dan di mana saja, maka anjuran melaksanakan protokol kesehatan harus di sadari sebagai upaya menjaga kesehatan dari serangan virus yang mematikan ini.

Melakukan aktivitas fisik pun, tetaplah mematuhi prokes, terutama memakai masker, karena tidak bisa di pungkiri pada musim kemarau di samping suhu yang cukup dingin, banyak pula debu jalanan yang beterbangan yang bisa menyebabkan kesehatan kita terganggu.

Dengan mematuhi prokes sesuai anjuran pemerintah, setidaknya tetap bisa menjaga diri dan keluarga kita dari berbagai hal yang bisa menyebabkan kita jatuh sakit.

3.  Olah rasa dan olah pikir  

Struktur di dalam diri itu, secara umum ada dua hal yang perlu untuk di seimbangkan dalam rangka menjaga kesehatan. 

Manusia terdiri dari biologis atau fisik dan juga psikis, yang keduanya juga butuh keseimbangan, sebagai salah satu upaya untuk tetap sehat dengan berbagai macam situasi dan kondisi.

Seperti yang sudah di ulas di atas, aktifitas fisik cukup penting adanya, namun mengelola rasa dan pikiran juga sangatlah penting adanya.

Olah rasa ini sangat erat kaitannya dengan kekuatan mental kita, dimana secara psikologis mental seseorang itu akan terus berubah dan berkembang sesuai dengan situasi dan kondisi yang di hadapi.

Kekuatan mental, juga harus di harmonisasi kan dengan pikiran, dimana jiwa, hati, pikiran, merupakan satu kesatuan yang perlu di harmonisasikan antara yang satu dengan yang lainnya, untuk tetap menjaga keseimbangan bagi tubuh kita.

4. Selalu optimis dan positif thinking 

Hidup itu memang harus di dorong untuk selalu optimis dan bermanfaat, sehingga akan menghasilkan sesuatu yang positif dalam diri kita.

Rasa optimis ini, salah satunya selalu berpikir positif terhadap segala hal yang terjadi, bahwasanya hidup merupakan ujian yang harus di jalani dan di lalui.

Pentingnya rasa optimis dan berpikir positif, merupakan kekuatan untuk tetap seimbang dalam hidup ini dalam melakukan apa saja, termasuk mengusir penyakit baik yang dari luar maupun yang bisa tumbuh dalam diri kita.

5. Pola istirahat dan makan secara teratur dan seimbang

Setiap individu memiliki kebiasaan dan pola yang berbeda-beda dalam kesehariannya, termasuk pola istirahat dan pola makan.

Normalnya tubuh kita membutuhkan waktu kurang lebih 8 jam, dalam sehari semalam, kebutuhan tubuh untuk beristirahat. 

Sementara dari pola dan aspek makan, juga membutuhkan asupan gizi yang seimbang, dan pola maka secukupnya, artinya tidak berlebihan dan tidak pula sampai kurang asupan gizi, karena keduanya jika tidak seimbang akan menyebabkan kita mudah terserang penyakit.

Dengan demikian di musim kemarau ini, keseimbangan suhu tubuh sangat penting adanya, karena cuaca yang panas di siang hari akan menguap pada malam hari, dan menyebabkan perubahan atmosfer bumi, sehingga akan menjadikan suhu yang dingin pada malam hari.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun