Mohon tunggu...
Akbar Pitopang
Akbar Pitopang Mohon Tunggu... Guru - Belajar Sambil Mengajar | Pendidikan Sepanjang Hayat

Bukan Sensasi Tapi Esensi. Alam takambang jadi guru | Pernah menjadi relawan KSR PMI Jogja, Chief storekeeper di Lombok, Operational-admin staff di MNC Payakumbuh | Pemerhati dunia edukasi, pendidikan agama, parenting dan psikologi anak, sosial budaya dan lifestyle | Bagian dari buku kolaborasi Kompasiana: Cinta Indonesia Setengah dan Jelajah Negeri Sendiri | Let inspired to inspiring πŸ‘

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Kasus Cacar Monyet di Jakarta, Mari Cegah Pandemi Monkeypox di Indonesia

23 Agustus 2022   13:23 Diperbarui: 24 Agustus 2022   04:30 1388 63 6
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kementerian Kesehatan mengumumkan pasien positif cacar monyet (Monkeypox) pertama di Indonesia pada Sabtu (20/8/2022). Foto: GAVI via Kompas.com

Setelah selama hampir dua tahun kita menjalani kehidupan yang diselubungi oleh pandemi Covid-19. Telah menyebabkan segala lini kehidupan manusia menjadi terganggu atau terkena dampaknya.

Kita menyadari betul betapa pandemi Covid-19 telah memporak-porandakan segala aktivitas dan rutinitas kehidupan yang biasa kita lakukan selama ini.

Akibat dari pandemi Covid-19 ini---dimana proses penyebarannya melalui udara---berbagai kegiatan terpaksa dialihkan dirumah masing-masing.

Dunia usaha dan dunia kerja mengalihkan segala proses pekerjaannya dengan cara Work From Home (WFH).

Begitu pula dengan dunia pendidikan dimana sekolah-sekolah harus menutup pintu gerbangnya rapat-rapat dan mengalihkan proses pembelajaran secara daring atau dengan istilah Belajar Dari Rumah (BDR).

Pandemi Covid-19 menjadi momok yang sangat menakutkan bagi semua orang pada masa awal kemunculannya. selama beberapa dekade kita tidak pernah membayangkan sebelumnya jika pada akhirnya kehidupan kita seperti "mati suri" untuk sementara waktu akibat terbatasnya ruang gerak dan adanya pembatasan interaksi satu sama lain.

Belum usai pandemi Covid-19 menghantui kita semua. Kini kita dihadapkan dengan bayang-bayang pandemi baru yang polanya mirip, yakni virus monkeypox atau kita kenal dengan istilah cacar monyet.

Sama seperti pola penyebaran virus Covid-19, virus monkeypox ini juga menyebar melalui kegiatan kontak langsung dengan pengidap serta terkena bagian tubuh yang terkontaminasi semisal pada saat melakukan jabat tangan termasuk memegang Β material yang terkontaminasi --- tempat tidur, pakaian, piranti makan minum, handuk, tempat tidur dan lain-lain.

Walaupun menurut para epidemiolog, penularan penyakit cacar monyet lebih lambat dari penularan Covid-19. Namun, kita tetap perlu waspada dan melakukan kehati-hatian tingkat tinggi.

Bukan tidak mungkin jika ancaman virus monkeypox berubah menjadi sebuah pandemi baru setelah Covid-19 yang akan menyerang dunia.Β 

Dulu, di awal-awal masa kemunculan Covid-19 yang mana belum ditemukan di Indonesia. Akhirnya hampir semua orang menyepelekan ancaman virus tersebut.Β 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan