Edukasi Pilihan

Jeprat-jepret Jadi "KOPI"

10 September 2018   18:53 Diperbarui: 10 September 2018   19:30 361 0 0
Jeprat-jepret Jadi "KOPI"
dokpri

Banyak tingkah dan perilaku anak didik kita sehari-hari. Ada yang menggelikan dan menggemaskan. Bahkan terkadang juga menyebalkan. Terlepas dari semua hal tadi, mengapa tidak kita dokumentasikan? Namun karena sekarang jaman now dan era digital pula, maka kita kemas dengan gaya yang lebih greget.

Misal kita buat dokumentasi itu dengan gaya bercerita. Dan "medianya" adalah komik. Tentu dengan media komik, para siswa lebih tertarik. Selain itu, mengajarkan murid-murid untuk lebih aktif bekerja sama dan kreatif. Baik dari segi konsep maupun konten.

Untuk lebih membetot perhatian peserta didik dan juga memicu daya inovasi siswa. Saya beri nama komik ini, dengan sebutan KOPI. KOPI ini merupakan singkatan dari KOMIK PHOTO KITA.

Bagaimana detailnya atau teknis dalam penyajiannya? Pertama-tama, guru memotret secara acak aktivitas murid, baik di dalam kelas maupun di luar. Kemudian memilih dan memilah foto-foto mana yang menarik. Hal ini bisa didiskusikan dengan siswa. Lalu dibubuhkan kata-kata atau kalimat yang sesuai.

Lantas software yang dipakai apa? Perangkat lunak yang dipakai bisa bermacam-macam. Namun apabila minim pengetahuan, cukup menggunakan aplikasi office. Ini sudah cukup untuk memfasilitasi.

Dan apabila setiap hari kita membuatnya satu lembar, bayangkan setiap bulan dapat berapa. Ada kurang lebih 30 lembar. Sungguh sudah bisa dijadikan kliping. Atau kalau memang dinaikkan kelas menjadi buku. Keren kan? Pengen lebih tebal, ya tunggu setahun. Bukunya akan setebal 300-an halaman.

Bagaimana tertarik untuk membuatnya? Saya dan murid-murid saya sudah melakukannya. Kapan giliran Anda dan siswa-siswi Anda?

Bojonegoro, 10 September 2018