Mohon tunggu...
Politik

Tante Miyabi: Kasihan Prabowo-Sandi (2)

7 April 2019   15:48 Diperbarui: 7 April 2019   18:17 0 4 1 Mohon Tunggu...
Tante Miyabi: Kasihan Prabowo-Sandi (2)
Sumber gambar: detik.com

Kasihan Prabowo-Sandi?

Mengapa Tante Miyabi masih mengatakan kasihan Prabowo-Sandi? Sebelumnya pun ia mengatakan seperti itu. 

Sila simak saja di sini.

Kampanye akbar Prabowo-Sandi berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno hari ini. Tante Miyabi baru tahu setelah membaca berita yang ada. 

Di sisi lain Tante Miyabi sama sekali tidak menyaksikan kampanye akbar Prabowo-Sandi tadi melalui layar kaca televisi. Hanya orang jadul yang masih nonton acara televisi, begitu menurut pendapatnya.

Ia pun sudah memperkirakan akan ada koar-koar dari mereka "yang nilai rapor matematikanya merah". Sekian juta yang hadir di acara kampanye akbar Prabowo-Sandi!

Tante Miyabi tersenyum simpul saja. Teringat kata yang sering digunakan oleh Rocky Gerung, yaitu dungu. 

Memang sebagian pihak "yang nilai rapor matematikanya merah" tadi cocok distempel dengan kata yang sering digunakan oleh Rocky Gerung. Makanya Tante Miyabi pun prihatin, karena kedunguan seperti ini bukan baru pertama kali. 

Kedunguan ini, janganlah cepat berlalu
Kedunguan ini, ingin kukenang selalu

Kasihan Prabowo-Sandi, kembali Tante Miyabi bergumam dalam hati setelah membaca berita yang berkait dengan SBY. Entah apa maksud SBY melayangkan surat kepada Ketua Wanhor PD Amir Syamsudin, Waketum PD Syarief Hassan, dan Sekjen PD Hinca Panjaitan di sini.

Surat SBY itu dilayangkan sehari sebelum kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. SBY menyebut kampanye Prabowo-Sandi mengandung unsur ketidaklaziman dan tidak mencerminkan kampanye nasional yang inklusif. 

Kasihan Prabowo-Sandi, surat SBY itu secara langsung atau tidak langsung menjatuhkan citra kampanye yang sudah dibangun sedemikian rupa. Entah berapa besar biaya yang sudah dikeluarkan, tapi hanya dengan sebuah surat, rontok semuanya. 

Wajar saja jika ada sebagian pihak "yang nilai rapor matematikanya merah" gusar dengan surat SBY tadi. 

"SBY jahaaaaat...!".

Mungkin saja ada komentar mereka seperti itu.

Tapi di sisi lain surat SBY bak "tikaman dari belakang" tadi disambut gembira oleh sebagian pihak lainnya sambil mengatakan kasihan Prabowo-Sandi.

Tante Miyabi pun begitu, tapi dalam hati saja mengatakan kasihan Prabowo-Sandi, juga tidak tertawa ngakak guling-guling di ubin.