Mohon tunggu...
Ainy Bariq
Ainy Bariq Mohon Tunggu...

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Ini Salah Siapa, Guru atau Siswa?

9 Maret 2019   17:30 Diperbarui: 9 Maret 2019   18:05 131 3 0 Mohon Tunggu...

Hello Sobat.

Diliput oleh Liputan 6, Siswi SMA di Mojokerto mendadak lumpuh usai terkena hukuman squat jump. kronologi kejadiannya siswi tersebut mengikuti ekstra kulikuler disekolahnya, dia tidak datang tepat waktu, akibatnya dia mendapatkan hukuman dari teman sekelompoknya berupa hukuman fisik squat jump. 

Dari berita tersebut kita dapat mengkritisi, Guru seharusnya tidak membiarkan anak-anaknya untuk memberi hukuman fisik seberat itu dan harus menjaga anak didiknya karena itu sebuah tanggung jawab. 

Sebagai konselor harus respect terhadap pelayanan-pelayanan yang ada di sekolahan yang meliputi :

1. Pelayanan Dasar; Proses pemerian bantuan kepada siswa melalui kegiatan pengalaman secara terstruktur kelompok yang disajikan secara sistematis. dengan tujuan agar siswa memiliki kesadaran tentang dirinya maupun lingkungan, mampu mengembangkan ketrampilan untuk mengidentifikasi tanggung jawab tingkah laku yang layak bagi penyesuaian diri dengan lingkungan, mampu mengembangkan dirinya untuk mencapai tujuan hidupnya. Program BK selanjutnya adalah guru BK memberikan bimbingan kelompok dengan tujuan untuk merespon bakat dan minat para peserta didik.

2. Pelayanan Respondsif; Pemberian bantuan kepada siswa yang menghadapi kebutuhan (Masalah), jika tidak segera dibantu dapat menimbulkan gangguan perkembangan dalam dirinya. masalah yang biasanya dialami siswa diantaranya, merasa cemas terhadap masa depan, malas belajar, bolos sekolah,kurang bisa gaul dan lain sebagainya. implementasi pelayanan ini konselor bisa berkolaborasi dengan guru (wali kelas) atau orang tuanya agar bisa mengarahkan anak didiknya ke yang lebih baik.

3. Pelayanan Perencanaan Individual; Bantuan kepada siswa agar mampu melaksanakan aktivitas yang berkaitan dengan perencanaan masa depan berdasarkan pemahaman akan kelebihan dan kekurangan dirinya, serta pemahaman atas peluang atau kesempatan yang tersedia di lingkungannya

4. Dukungan Sistem; memberikan dukungan kepada guru BK dalam memperlancar penyelenggaraan pelayanan di atas.

5. Penempatan dan penyaluran layanan BK; kegiatan bantuan yang diberikan kepada siswa agar dapat menempatkan dan menyalurkan segala potensinya pada kondisi yang sesuai.

6. Evaluasi dan Akuntabilitas;Penilaian terhadap Program Bimbingan Konseling.

Guru BK juga harus paham tentang permasalahan peserta didiknya baik itu dalam hal internal maupun ekternal dan peka terhadap permasalahan yang terjadi disekitar lingkungan sekolah.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x