Mohon tunggu...
Ahyaa RizqiAthaullah
Ahyaa RizqiAthaullah Mohon Tunggu... Lainnya - Pelajar

Pelajar komunikasi

Selanjutnya

Tutup

Love

Tips Menjadi Mindful Listener dalam Hubungan Asmara

23 Desember 2021   11:19 Diperbarui: 23 Desember 2021   11:59 147
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Love. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Prostooleh

Pernah ngalamin ga sih?, punya pasangan yang suka memonopoli pembicaraan, setiap kali berbicara selalu saja topik tentang dirinya, serta jarang atau malah sama sekali tidak mau mendengarkan cerita kita?

Sebuah hubungan asmara biasanya diawali dengan fase pembentukan hubungan (relationship development) dan berlanjut ke fase pemeliharaan hubungan (relationship maintenance), dimana kedua fase tersebut akan menentukan bagaimana hubungan tersebut akan berjalan di masa yang akan datang.

Mengingat hubungan asmara biasanya disertai harapan untuk berlanjut selamanya, maka komunikasi yang baik dengan pasangan menjadi sangat penting. Komunikasi semacam ini disebut sebagai komunikasi interpersonal dan dimaknai sebagai sebuah proses interaksi antar individu dalam menyampaikan pikiran atau perasaan dari komunikator kepada komunikan, dengan tujuan agar komunikan dapat memahami maksud dari komunikator sehingga terjadi interaksi yang memuaskan di antara keduanya.

Dalam hubungan asmara yang melibatkan pasangan, komunikasi interpersonal ditujukan untuk membangun keharmonisan dan sebagai media penyelesaian konflik yang terjadi pada pasangan. Namun pada kenyataannya tidak semua komunikasi interpersonal dapat berlangsung dengan memuaskan.

Sebuah hubungan asmara akan berhasil jika terbangun komunikasi yang baik antara kedua belah pihak. Sayangnya komunikasi yang baik ini belum tentu bisa terwujud, terutama dikarenakan masing-masing pihak memiliki latar belakang, kecenderungan dan minat yang mungkin tidak sama satu sama lain. Perbedaan karakter yang mencolok antara laki-laki dan perempuan juga sering menimbulkan kendala dalam membangun komunikasi dalam hubungan asmara yang membahagiakan.

Lalu, apa jawaban untuk bisa menyelesaikan masalah dan tips apa saja untuk menyelesaikan konflik tersebut?

Perlu dipahami bahwa konflik dalam berkomunikasi tidak selalu buruk, karena dengan adanya konflik dalam komunikasi akan membangun pemahaman yang lebih baik antar individu pasangan sehingga masing-masing dapat lebih mengenal pasangannya. Selain itu konflik dapat mendewasakan pasangan karena mereka menjadi lebih terbuka satu sama lain. Konflik juga membantu pasangan menguatkan motivasi mereka dalam membangun hubungan asmara hingga jangka waktu yang panjang.

Tips sederhana yang dapat diterapkan untuk mengatasi hambatan berkomunikasi adalah dengan menjadi seorang mindful listener. 

Sangat wajar jika setiap orang ingin didengar terutama oleh pasangannya. Seseorang akan merasa aman dan nyaman saat menceritakan segala hal karena ia percaya kepada pasangannya. Mindful listener (active listening) adalah faktor penting yang mempengaruhi proses kognitif-afektif dalam sebuah komunikasi yang suportif (Jones, Bodie, and Hughes, 2016). Artinya, sebuah hubungan asmara yang sehat memerlukan kesadaran kedua belah pihak untuk menjadi seorang mindful listener, berusaha terbuka dan saling menghormati hak berbicara pasangannya, menghindari terjadinya kesalahpahaman baik dari pasangan yang sedang berbicara maupun akibat distraksi yang timbul dari sekitarnya.

Ingin hubungan langgeng? Yuk, mulai belajar menjadi seorang mindful listener, menyimak dengan sikap positif, dan jangan memonopoli pembicaraan lagi ya!

Referensi:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Love Selengkapnya
Lihat Love Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun