Agresti Retno
Agresti Retno Mahasiswa

Overload dreams in my head.

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Minyak Kayu Putih Aroma, "Your Creative Partner"

13 Januari 2018   18:04 Diperbarui: 13 Januari 2018   21:15 318 0 0
Minyak Kayu Putih Aroma, "Your Creative Partner"
Dokumentasi Pribadi

Holiday is coming!

Setelah berpusing-pusing ria dengan ujian akhir semester kemarin, akhirnya yang dinanti pun datang juga. Libur akhir semester. Sebagian besar mahasiswa zaman now pastinya akan memanfaatkan momen liburan untuk refreshing: pulang ke kampung halaman, bertemu orangtua dan saudara, hang out bareng temen lama, jalan-jalan, dan sebagainya. Permasalahan mahasiswa zaman now pun sama, kebahagiaan itu akan hilang seiring terkurasnya isi dompet. Is it right?

Uang sudah habis, semua tempat sudah dikunjungi, semua teman sudah ditemui, tapi hari libur kok masih panjang? Kalau sudah begitu, faktanya sebagian besar mahasiswa zaman now akan gabut di rumah. 

Scrolling timeline sosial media, nonton drama korea dari pagi sampai pagi lagi, nonton TV, dan tidur sepanjang hari menjadi pengisi hari-hari mereka. Kalau sudah begitu, kita akan kehilangan semangat untuk produktif. Padahal, itu yang paling penting dimiliki sebagai seorang pemuda harapan bangsa.

Momen liburan merupakan saat yang tepat untuk melakukan hal-hal positif untuk mengembangkan skill kita. Di hari libur, kita bisa mengerjakan apa yang tidak bisa dikerjakan di hari biasa. 

Melakukan hobi, misalnya. Sembari refreshing, kita juga bisa mengasah kemampuan kita. Entah itu bermain musik, olah raga, menulis, membaca, nge-vlog, atau yang lainnya pasti lebih bermanfaat daripada sekadar gabut di rumah. 

Dan yang penting, melakukan itu semua tidak perlu keluar uang. Malah, kamu bisa mencoba untuk menambah uang saku dari kegiatan yang kamu sukai. Bisa dengan mengirimkan karyamu di suatu kontes atau kompetisi. Dengan begitu, kita bisa menjadi creative people zaman now.

Berbicara tentang hobi, aku ingin sedikit sharing tentang hobiku. Di waktu senggang seperti saat liburan ini, biasanya aku menyibukkan diri dengan membaca novel, jalan-jalan, bereksperimen dengan make up, dan nge-blog

Yups, aku suka menulis sudah sejak aku berada di sekolah dasar. Aku juga sering menantang diri untuk mengikuti berbagai lomba menulis kecil-kecilan. Pernah berhasil, sering juga kalahnya, hehe. Tapi, menulis bukan tentang itu. Bukan sekadar ikut lomba, menang, dan mendapat hadiah. Ada yang lebih besar dari itu: kesenangan. Ada kesenangan yang sulit dijelaskan saat menulis. Aku pun berharap suatu saat aku bisa hidup dari tulisanku.

Aku memiliki blog pribadi yang kuisi dengan hal-hal yang menjadi interest-ku. Mulai dari membuat cerita pendek, review objek wisata (karena aku juga suka jalan-jalan), tentang kesibukanku di my college life, dan sebagainya. 

Aku selalu ingin meningkatkan kemampuan menulisku. Maka, aku harus rajin untuk meng-updateblog-ku dan terus menggali ide-ide baru. Namun, seringkali, saat sedang on fireuntuk nge-blog, aku mengalami yang namanya writer's block. Writer's block ini merupakan keadaan ketika seorang penulis mengalami kesulitan dalam menuangkan ide-idenya. 

Bawaannya untuk menyusun kata-kata aja susah banget. Writer's block ini sering menjadi penghambat kreativitasku dalam menulis. Jadi gagal dong menjadi creative people zaman now. Tidak mau itu terjadi, aku pun melakukan hal-hal di bawah ini supaya memancing kreativitasku.

Pertama, perbanyak referensi. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membaca buku, membaca blog orang lain, membaca berita, apapun yang sekiranya bisa membuat kita terpancing untuk menulis. 

Orang bilang, tulisan yang baik berasal dari sumber bacaan yang baik pula. Maka, tips yang satu ini boleh banget dicoba untuk teman-teman yang bernasib sama denganku. Kalau bisa, pilih topik bacaan yang satu tema dengan apa yang hendak kita tulis.

Kedua, go somewhere. Writer's blockbisa disebabkan karena terlalu suntuk atau jenuh dalam menulis. Kalau sudah seperti itu, perlu rasanya kita meluangkan waktu untuk me-refresh pikiran dengan pergi ke suatu tempat. Jangan hanya di meja belajar atau kamar terus. Bisa jadi, ide-ide itu perlu dijemput di tempat lain. Pergi keluar rumah juga bisa memberi suasana baru untuk diri kita. Jadi, harapannya, ide-ide yang didapat juga merupakan ide yang fresh.

Ketiga, chating with friends. Mengobrol dengan teman bisa jadi membantumu untuk menemukan ide-ide baru. Ketika ide itu tidak bisa atau sulit ditemukan dari diri sendiri, mungkin kita membutuhkan pendapat orang lain. Pastikan pilih teman yang mengerti tentang topik yang akan kamu tulis, ya. Supaya nyambung.

Keempat, biasanya aku melakukan me-time. Me-time ini difokuskan untuk mencari ketenangan dan kerileksan pikiran. Karena bisa jadi ide itu tidak mau muncul akibat terlalu banyak yang dipikirkan. 

Ada satu hal yang perlu teman-teman jadikan sumber kerileksan yang aku sukai, yaitu minyak KayuPutihAroma. Kayu Putih Aroma membantu banget untuk menjernihkan pikiran karena selalu mengingatkanku pada hal-hal baik yang bisa menjadi penyemangatku di kala suntuk. Kayu Putih Aroma selalu ada membawa kebaikan, mewakili perhatian dari keluarga, setia memberi kehangatan seperti seorang sahabat, menjadi obat dikala sakit, dan berbagai manfaat lainnya.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
For your information, minyak kayu putih diproduksi dari ekstrak daun segar dan ranting pohon kayu putih. Minyak kayu putih tentu sudah sangat populer dan dekat dengan kehidupan kita. 

Sejak bayi, sebagian besar orang tua lebih percaya memberi anaknya minyak kayu putih instead ofmemberi obat-obatan. Masalah khasiat, jangan ditanya lagi. Minyak kayu putih dapat memberi kehangatan, mengatasi pusing, mual, kembung, gejala demam, hingga memberi ketenangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2