Mohon tunggu...
afriana setiawan
afriana setiawan Mohon Tunggu... Penulis - Ans - Writer and Author

Perjalanan panjang sebagai single mom selama lebih dari dua belas tahun, terlalu berharga untuk disimpan sendiri. Semua akan saya bagi sebagai penguat bagi hati lain yang sedang rapuh dan pengingat bagi hati lain yang sedang bahagia penuh bunga

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Perceraian dan Ketakutan akan Masa Depan

3 Oktober 2021   19:29 Diperbarui: 3 Oktober 2021   19:36 131 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Sanggupkah aku?....

Memikirkan masa depan memang tidak ada habisnya. Karena masa depan selalu tentang sesuatu yang tidak pasti, Percayalah juru ramal paling sakti sekalipun tidak bisa memberikan kita kepastian. Karena kepastian akan kehidupan sesungguhnya hanyalah milik Tuhan.

Setelah keputusan akan perceraian, seringkali ketakutan menjadi awal dari perjalanan. Terutama bagi seorang wanita. Memang bukan tanpa alasan. 

Segala sesuatu yang semula dijalani bersama pasangan, bahkan tentang mengukir mimpi dan harapan. Mengandai - andai tentang kehidupan anak - anak di masa mendatang. Dan sekarang tibalah seorang wanita pada kenyataan akan perceraian.

Segala sesuatunya diminta untuk sanggup dilakukan sendiri. Satu kuncinya, jangan berlari. Terima dulu keadaan akan perceraian dan sadari bahwa ini adalah sebuah keputusan yang telah diambil secara dewasa. Terima dulu bahwa sekarang langkahmu adalah tanggung jawab diri sendiri.

Tidak mudah, iya saya tahu rasanya. Ketakutan dan bayangan menjadi hiasan pikiran sebelum tidur. Sebetulnya ketakutan itu karena kita biasa bermimpi bersama pasangan. Kemudian kita berharap untuk bisa mewujudkannya bersama dalam sebuah kerjasama rumah tangga yang harmonis.

Namun ketika perpisahan menjadi pilihan apa lantas mimpi itu tidak bisa kita wujudkan? Jawabannya bisa, hanya mungkin dengan cara yang berbeda. 

Disinilah kita sebagai wanita harus realistis menyesuaikan mimpi awal kita dengan apa yang hari ini kita hadapi. Men-design ulang hidup dan rute perjalanan adalah sebuah pilihan yang harus diambil. 

Bukankah ketika kita bersama dengan pasangan dan terikat dengan pernikahan kita pun sering memiliki ketakutan. Hanya saja dalam bentuk yang berbeda. 

Karena sebagai manusia sebenarnya hidup adalah tentang ketakutan - ketakutan yang seringkali tanpa alasan. Namun jangan lupa, hidup juga tentang kebahagiaan - kebahagiaan yang tidak pernah kita minta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan